Logo Header Antaranews Lampung

Bupati Lampung Barat serahkan bantuan traktor kepada 10 kelompok tani

Selasa, 26 Mei 2026 18:49 WIB
Image Print
Bupati Lampung Barat saat menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian berupa traktor tangan roda dua kepada 10 kelompok tani. (ANTARA/HO/Kominfo Lampung Barat)
Ini tantangan bagi bapak ibu. Sudah dikasih fasilitas

Lampung Barat (ANTARA) - Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) berupa traktor tangan roda dua kepada 10 kelompok tani yang ada di wilayah tersebut.

Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar simbol melainkan harus menjadi pemicu lompatan produktivitas, bukan sumber konflik di internal kelompok tani.

"Ini tantangan bagi bapak ibu. Sudah dikasih fasilitas, jangan diam di tempat. Kalau selama ini setahun panen sekali, sekarang harus berani target dua kali, bahkan tiga kali," ujar Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus saat dihubungi dari Lampung Selatan Selasa.

Dirinya mengatakan, 10 kelompok tani yang mendapat bantuan mesin pertanian, tersebut adalah kelompok tani Sido Makmur Tugu Ratu Suoh, Karya Muda 2 Tugu Ratu Suoh, Way Sukau Tapak Siring Sukau, Way Sebukau Lombok Lumbok Seminung, Sejahtera Gunung Terang Air Hitam, Mekar Makmur 5 Tribudi Makmur Kebun Tebu, Ham Tuha Adyaksa Tanjung Raya Sukau, Way Warkuk Buay Nyerupa Sukau, Karya Wisma Gedung Surian, dan Tiga Saudara Bumi Hantatai BNS.

Menurut bupati, langkah ini sejalan dengan program Astacita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan ketahanan pangan sebagai prioritas nasional. Bagi Lampung Barat, swasembada pangan dimulai dari sawah yang dikelola lebih efisien dan modern.

"Alat ini jangan sampai jadi masalah. Jangan sampai gara-gara merasa tidak adil dalam pemakaian, kelompok malah ribut. Kalau niatnya untuk kemajuan bersama, semua pasti bisa diatur," katanya.

Dia menjelaskan, modernisasi pertanian tidak bisa ditunda. Dengan Alsintan, waktu pengolahan lahan dan panen bisa dipangkas, biaya tenaga kerja ditekan, dan intensitas tanam meningkat.

"Fasilitas sudah diberikan. Sekarang tinggal kemauan dan manajemen kelompok. Kalau dikelola dengan baik, ini berkah. Kalau tidak, ya hanya jadi besi yang berkarat," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyatakan akan terus memantau pemanfaatan Alsintan agar tepat sasaran dan benar-benar meningkatkan hasil panen. Tujuannya jelas, menjadikan Lampung Barat sebagai salah satu lumbung padi yang menopang ketahanan pangan nasional.



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026