
BPBD Lampung sebut operasi modifikasi cuaca opsi atasi Godzilla El Nino

Saat ini kita sudah masuk ke pancaroba atau sudah ada di ujung fase musim hujan
Bandarlampung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung menyatakan operasi modifikasi cuaca untuk menurunkan hujan dapat menjadi opsi mengatasi dampak fenomena Godzilla El Nino di daerah itu.
"Saat ini kita sudah masuk ke pancaroba atau sudah ada di ujung fase musim hujan. Meski masih ada hujan di Bandarlampung dan sekitarnya, namun sudah memasuki musim panas dan perlu diantisipasi adanya Godzilla El Nino," ujar Analis Bencana BPBD Provinsi Lampung Wahyu Hidayat di Bandarlampung, Kamis.
Ia mengatakan fase musim panas tersebut akan terjadi pada pertengahan April hingga September 2026 dan akan berlangsung lebih panjang serta lebih panas.
"Pada tahun ini diprediksi oleh BMKG musim kemarau atau musim panas akan berlangsung lebih panjang dan lebih panas. Oleh karena itu kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman hidrometeorologi kering," katanya.
Dengan adanya fenomena tersebut, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah penanganan, salah satunya melalui operasi modifikasi cuaca.
"Kita dapat membuka peluang untuk melaksanakan operasi modifikasi cuaca untuk menurunkan hujan, bila cuaca panas ini terjadi cukup ekstrem. Sebab memiliki potensi dampak kebakaran cukup tinggi," ucap dia.
Pihaknya mulai menjalin komunikasi serta koordinasi dengan BPBD Sumatera Selatan untuk melakukan pengeboman air untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.
"Kami terus berkoordinasi dengan BPBD Sumatera Selatan juga, untuk meminta bantuan water bombing (pengeboman air) saat terjadi kebakaran hutan dan lahan, sebab unit helikopternya hanya tersedia di sana. Oleh karena itu kami terus bersiap sejak saat ini untuk memastikan dampak Godzilla El Nino dapat diminimalisir," katanya.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
