Logo Header Antaranews Lampung

1.175 KK korban banjir di Lamsel dapat bantuan

Minggu, 8 Maret 2026 20:09 WIB
Image Print
Sekda Lampung Selatan Supriyanto bersama jajarannya saat akan melakukan penyerahan bantuan kepada korban banjir bandang. ANTARA/HO/Kominfo Lampung Selatan

Lampung Selatan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menyalurkan bantuan pangan dan sembako kepada 1.175 kepala keluarga (KK) korban bencana banjir bandang di empat kecamatan di wilayah setempat.

Bantuan tersebut disalurkan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak segera terpenuhi di empat titik, yakni Kecamatan Jati Agung, Tanjung Bintang, Tanjung Sari, dan Natar.

“Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan Lampung Selatan, jumlah penerima bantuan terbanyak berada di Kecamatan Jati Agung dengan 865 KK, disusul Kecamatan Natar 143 KK, Kecamatan Tanjung Bintang 117 KK, dan Kecamatan Tanjung Sari 50 KK,” kata Sekretaris Daerah Lampung Selatan, Supriyanto, di Kalianda Minggu.

Ia mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah.

“Selain beras 10 kilogram dari Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD), masyarakat juga menerima berbagai bantuan kebutuhan pokok lainnya seperti telur, mi instan, roti, makanan siap saji, lauk pauk siap saji, kasur, selimut, sandang dewasa hingga paket peralatan dapur,” kata dia.

Menurutnya, penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah merespons berbagai keluhan masyarakat pascabanjir.

“Kami ingin memastikan warga yang terdampak mendapatkan dukungan dan tidak merasa sendiri menghadapi situasi ini,” katanya.

Dalam penyaluran bantuan tersebut, pemerintah daerah juga menggandeng sejumlah perusahaan di Lampung Selatan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Menurut dia tercatat 10 perusahaan ikut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan tersebut, diantaranya Senaya, PT Konverta Mitra Abadi, ASDP, BBJ, PT Optima Nusa Tujuh, PT Natar Gerbang Angkasa, PT Charoen Pokphand Feedmill Lampung, Starlight Cabin, Krakatoa Grup (Junglea Sea dan Elty), serta PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

“Penanganan bencana tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Dukungan dunia usaha melalui CSR ini menjadi bukti bahwa kolaborasi semua pihak sangat penting untuk membantu masyarakat yang terdampak,” ujarnya.

Selain penyaluran bantuan darurat, Pemkab Lampung Selatan juga mulai menyiapkan langkah penanganan jangka panjang untuk mengatasi penyebab banjir yang terjadi di sejumlah wilayah.

Pemerintah daerah, kata Supriyanto, akan berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai dan instansi terkait lainnya untuk menelusuri akar persoalan banjir sehingga solusi yang diambil bisa lebih efektif.

Di sisi lain, tim teknis dari Dinas Pekerjaan Umum, BPBD, serta instansi terkait juga telah diterjunkan ke lapangan guna melakukan penanganan teknis dan memantau kondisi wilayah terdampak.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap masyarakat yang terdampak banjir dapat segera bangkit dan aktivitas kehidupan kembali berjalan normal.



Pewarta :
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026