
Dokter bagikan tips jaga kesehatan dan cuci hidung yang aman di rumah

Perawatan ini penting karena hidung memiliki peran penting dalam sistem pernapasan.
Bandarlampung (ANTARA) - Menurut lembaga kesehatan internasional seperti World Health Organization (WHO), infeksi saluran pernapasan atas merupakan salah satu penyakit yang paling sering terjadi secara Global.
American Academy of Otolaryngology–Head and Neck Surgery (AAO-HNS) pun merekomendasikan perawatan hidung yang tepat untuk membantu menjaga kesehatan saluran napas, termasuk praktik cuci hidung (nasal Irrigation).
Perawatan ini penting karena hidung memiliki peran penting dalam sistem pernapasan. Selain sebagai jalan masuk udara, hidung berfungsi menyaring debu, kuman, dan partikel asing melalui rambut hidung serta lapisan lendir (mukus).
Selain itu, hidung juga membantu menghangatkan dan melembapkan udara sebelum masuk ke paru-paru. Namun, saat ini paparan polusi, debu, asap rokok, perubahan cuaca, serta infeksi virus dapat mengganggu kesehatan hidung.
Keluhan seperti hidung tersumbat, pilek berkepanjangan, sinusitis, hingga alergi semakin sering dijumpai di masyarakat.
Oleh karena itu, dokter spesialis THT Dr.Winendy Deo Haryanto AIFO-K yang selama ini praktek di RS Bintang Amin membagikan tips sederhana cara menjaga kesehatan hidung sehari-hari.
Langkah tersebut antara lain:
1.Hindari paparan polusi dan asap rokok.Gunakan masker saat berada di lingkungan berdebu.
2.Cukupi kebutuhan cairan. Minum air putih yang cukup membantu menjaga lendir tetap encer.
3.Jaga kelembapan udara di rumah.Jika menggunakan AC, pertimbangkan memakai humidifier.
4.Jangan mengorek hidung terlalu dalam.Tindakan ini bisa melukai lapisan dalam hidung dan memicu infeksi.
5.Segera obati alergi atau pilek yang berkepanjangan.Jika keluhan lebih dari 10 hari atau disertai demam tinggi, sebaiknya periksa ke dokter.
Kemudian, cara cuci hidung yang mudah dan aman di rumah, antara lain:
1. Siapkan larutan garam steril saline yang aman
Gunakan larutan saline steril yang dijual di apotek. Campurkan 1/2 sendok teh garam non-yodium, tambahkan sedikit baking soda, dan larutkan dalam 240 ml air matang yang sudah direbus dan di didinginkan.
2. Gunakan alat yang tepat
Pastikan alat bersih sebelum digunakan dan sesudah di gunakan. Botol semprot khusus cuci hidung, Neti Pot, Spuit tanpa jarum ukuran besar.
3. Posisi yang benar
Berdiri di depan wastafel, miring kepala ke satu sisi, masukan ujung alat ke lubang hidung bagian atas, tekan atau tuangkan larutan secara perlahan, biarkan cairan keluar melalui lubang hidung satunya, bernafaslah menggunakan mulut.
4. Lakukan dengan frekuensi wajar
Untuk perawatan rutin, cukup 2 kali sehari. Jika sedang pilek atau alergi dapat dilakukan 1-2 kali sehari sesuai kebutuhan.
Dengan kebiasaan sederhana seperti menghindari polusi, menjaga hidrasi, serta melakukan cuci hidung dengan cara yang benar, masyarakat dapat mencegah berbagai gangguan pernapasan ringan.
Praktik ini didukung oleh lembaga kesehatan internasional dan pusat medis terpercaya, serta telah digunakan secara luas dalam dunia kedokteran. Yang terpenting adalah memastikan air yang digunakan steril dan alat dalam kondisi bersih.
Hidung yang sehat membantu pernapasan lebih lega dan meningkatkan kualitas hidup sehari-hari.
Pewarta : Asih Aditiya Wulandari
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
