Logo Header Antaranews Lampung

Menteri PKP sebut program bedah rumah di Lampung meningkat

Jumat, 8 Mei 2026 05:30 WIB
Image Print
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani dan Ketua DPP REI Joko Suranto dalam peresmian monumen penanaman 1 juta pohon di Taman Kehati Lampung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Program bedah rumah tahun lalu yang dilakukan sekitar 3.000 unit rumah

Bandarlampung (ANTARA) - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan bahwa program bedah rumah yang dilaksanakan di Provinsi Lampung mengalami peningkatan.

"Program bedah rumah tahun lalu yang dilakukan sekitar 3.000 unit rumah, dan tahun ini dinaikkan oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi 10.000 unit rumah yang dibedah di Provinsi Lampung," ujar Menteri Maruarar Sirait di Lampung Selatan, Kamis.

Ia mengatakan selain peningkatan program bedah rumah yang dilaksanakan di Provinsi Lampung, ada juga pembangunan rusun untuk mendukung penyediaan hunian bagi masyarakat.

"Pemerintah juga terus mendorong pembangunan rumah susun serta penataan kawasan kumuh di sejumlah wilayah di Provinsi Lampung salah satunya di Kabupaten Lampung Barat," katanya.

Dia menjelaskan hal tersebut menjadi salah satu upaya untuk menggerakkan ekonomi di daerah.

"Saya yakin sektor perumahan akan memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Lampung dalam tiga sampai enam bulan ke depan. Sehingga bisa mengurangi pengangguran serta kemiskinan," ucap dia.

Menurut dia, melalui kolaborasi yang dibangun antara pemerintah daerah dan para pengembang perumahan dapat meningkatkan ketersediaan hunian bagi masyarakat.

"Pemerintah Provinsi Lampung juga mampu menghadirkan langkah konkret dalam mendukung target pembangunan nasional, termasuk Program 3 Juta Rumah. Dan mendukung program pembangunan perumahan rakyat di Provinsi Lampung," tambahnya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menteri PKP: Program bedah rumah di Lampung meningkat



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026