Logo Header Antaranews Lampung

Dishub Lampung catat kapasitas angkut pelabuhan diprediksi naik 2,75 persen

Jumat, 20 Februari 2026 19:15 WIB
Image Print
Ilustrasi- Kapal yang sedang beroperasi di dermaga eksekutif Pelabuhan Bakauheni. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Angkutan Lebaran 2026 diperkirakan ada peningkatan 2,75 persen atau sebanyak 551 unit kendaraan kecil

Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo mencatat kapasitas angkut total kapal dan pelabuhan saat Angkutan Lebaran 2026 di daerah itu diperkirakan akan meningkat 2,75 persen.

"Jika dibandingkan dengan Angkutan Lebaran 2025 untuk kapasitas total kapal dan pelabuhan di Angkutan Lebaran 2026 diperkirakan ada peningkatan 2,75 persen atau sebanyak 551 unit kendaraan kecil," ujarnya di Bandarlampung, Jumat.

Ia mengatakan, pada Angkutan Lebaran 2025 total kapasitas kapal dan pelabuhan ada sebanyak 52.799 kendaraan kecil yang terinci ada 46.890 unit kendaraan di Pelabuhan Bakauheni, 4.200 unit di Pelabuhan BBJ, dan 1.700 unit di Pelabuhan Wika Beton.

Sedangkan perkiraan total kapasitas kapal dan pelabuhan di Angkutan Lebaran 2026 sebanyak 54.248 unit kendaraan kecil, ini terdiri dari 47.808 unit kendaraan ada di Pelabuhan Bakauheni, 4.200 unit kendaraan di Pelabuhan BBJ, dan 1.700 unit kendaraan di Pelabuhan Wika Beton.

"54.248 unit kendaraan kecil itu berdasarkan asumsi kendaraan dengan jumlah kapasitas penumpang empat orang per unit, maka kapasitas total penumpang pada Angkutan Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 216.992 orang penumpang," katanya.

Dia melanjutkan, rata-rata kapasitas angkut, operasional di pelabuhan di saat normal itu sekitar 4.185 penumpang. Namun, saat puncak Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 bisa mencapai 48.590 penumpang dengan frekuensi operasional kapal sebanyak 12 kali dari hari normal.

"Saat puncak Angkutan Lebaran 2025 kemarin bisa mengangkut 170.994 penumpang atau ada 41 kali pergerakan kapal dari hari normal," ucap dia.

Ia menjelaskan, kapasitas angkut penumpang dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak di kondisi normal akan beroperasi 28 kapal dengan 114 perjalanan kapal.

"Bila dalam kondisi padat maka akan ada 31 unit kapal yang beroperasi dengan 126 perjalanan, dan saat kondisi sangat padat, maka ada 33 kapal yang beroperasi dengan 135 perjalanan," tambahnya.

Diketahui sebelumnya di periode Angkutan Lebaran 2025 secara total ada peningkatan jumlah penumpang dari periode Angkutan Lebaran 2024, dengan persentase 0,03 persen.

Dimana pada periode Angkutan Lebaran 2024 jumlah penumpang sebanyak 1.694.007 penumpang, sedangkan di periode yang sama di 2025 jumlah penumpang ada sebanyak 1.694.484 orang.

Baca juga: Pergerakan penumpang angkutan Lebaran 2026 berpeluang lampaui perkiraan

Baca juga: ASDP pastikan kesiapan untuk kawal penyeberangan angkutan Lebaran 2026

Baca juga: Menhub: Lima jalur penyeberangan laut disiapkan untuk lintas Jawa-Sumatera



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026