
Sebanyak 13 bakal calon rektor Itera ikuti tahapan seleksi

Di mana hingga batas akhir pendaftaran terdapat 13 calon rektor yang mendaftar
Bandarlampung (ANTARA) - Sebanyak 13 bakal calon rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) periode 2026-2030 akan mengikuti tahapan seleksi, kata Ketua Panitia Pemilihan Rektor Itera Abdul Rajak.
"Kami secara resmi telah menutup pendaftaran calon rektor pada Sabtu (14/2). Di mana hingga batas akhir pendaftaran terdapat 13 calon rektor yang mendaftar," katanya di Bandarlampung, Provinsi Lampung, Senin.
Ia mengatakan para pendaftar calon rektor Itera berasal dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, baik dari internal maupun eksternal Itera.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendaftar bakal calon rektor yang telah berpartisipasi dalam proses ini.
Ia mengatakan partisipasi dari berbagai kalangan menunjukkan komitmen bersama untuk berkontribusi dalam pengembangan Itera dengan spirit Berani, ber-Integritas, Jujur, Amanah, dan Kreatif (Bijak) sebagai perguruan tinggi teknologi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.
"Selanjutnya, panitia akan melaksanakan tahapan verifikasi dan penilaian kelengkapan dokumen sebagai bagian dari tahap penjaringan," kata dia.
Ia mengatakan pengumuman bakal calon rektor yang dinyatakan lolos verifikasi dijadwalkan disampaikan kepada publik pada 6 April 2026 melalui laman resmi pemilihan rektor Itera.
Panitia memastikan seluruh tahapan proses pemilihan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas, guna menghasilkan pemimpin terbaik Itera yang berpegang pada prinsip dan nilai-nilai Bijak.
Informasi resmi terkait dengan proses pemilihan rektor Itera dapat diakses melalui laman http://pilrek.itera.ac.id/rektorbijak.
Para pendaftar bakal calon rektor Itera berdasarkan urutan abjad, yakni Ar. Roy Candra P Sigalingging, S.T., M.Sc., Ph.D. --Institut Teknologi Sumatera (Itera), Dewi Larasati, S.T., M.T., Ph.D. --Institut Teknologi Bandung (ITB), Dr. Baginda Parsaulian, S.E., S.H., M.E. --Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Dr. Sunarsih, S.S., M.A. --Institut Teknologi Sumatera (Itera), Dr. Ikah N.P. Permanasari, S.Si., M.Si. --Institut Teknologi Sumatera (Itera), Hadi Teguh Yudistira, S.T., Ph.D. --Institut Teknologi Sumatera (Itera), Ir. M. Bobby Rahman, S.T., M.Si. (Han)., Ph.D. --Institut Teknologi Sumatera (Itera).
Selain itu, Prof. Dr. Aswan, S.T., M.T. --Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Dr. Elfahmi, S.Si., M.Si. --Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Dr. Ir. Fahmi, S.T., M.Sc., IPU --Universitas Sumatera Utara (USU), Prof. Dr. Ir. M. Faiz Syuaib, M.Agr --Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Ir. Emir Mauludi Husni, M.Sc., Ph.D. --Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Prof. Ismunandar, Ph.D. --Institut Teknologi Bandung (ITB).
Baca juga: Mahasiswa KKN Tematik 23 Itera olah limbah kulit kopi jadi kerupuk cascara
Baca juga: Itera-Pemprov Lampung matangkan pengoperasian Smart BRT
Baca juga: Mahasiswa KKN Itera tanam mangrove di Kawasan Konservasi Way Kambas
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
