Bandarlampung (ANTARA) - Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Bandarlampung di Lampung, berkomitmen untuk memperkuat Persatuan dan Cinta Tanah Air kepada generasi penerus bangsa dengan kegiatan "Kita Indonesia, Kita Patriotis Indonesia".
"Program ini diselenggarakan sebagai upaya memperkuat semangat persatuan dan rasa cinta tanah air di tengah kemajuan teknologi dan dinamika bangsa yang terus berkembang," kata Kepala Stasiun LPP RRI Bandarlampung Budi Suwarno, di Bandarlampung, Selasa.
Menurut dia, kegiatan yang telah digelar dua kali ini diwarnai oleh semangat dan kebersamaan, sehingga hal ini dapat menjadi momentum penting bagi masyarakat Lampung untuk meneguhkan kembali nilai-nilai kebangsaan dan gotong-royong.
"Melalui kegiatan Kita Indonesia 2025, RRI ingin menegaskan perannya sebagai media publik yang mempererat persatuan bangsa, menyebarkan nilai kebinekaan, dan menumbuhkan optimisme rakyat Indonesia," kata dia.
Budi mengatakan RRI kini hadir bukan sekadar sebagai lembaga penyiaran, tetapi juga sebagai rumah kebangsaan bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Kita ingin bangsa yang beragam ini maju bersama, maju karena persatuannya, dan tumbuh karena gotong royong warganya,” kata dia.
Menurut dia, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi masyarakat Lampung untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, menjaga harmoni sosial, serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan bangsa.
"RRI turut mengapresiasi dukungan dari pemerintah daerah, para mitra kerja, komunitas, dan seluruh pendengar setia RRI yang terus memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan kebangsaan. Dari Lampung untuk Indonesia, bersama RRI kita bersatu, berinovasi, dan berinspirasi untuk Indonesia yang lebih maju,” kata dia.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, RRI Bandarlampung berharap dapat terus menjadi garda terdepan dalam memperkuat semangat nasionalisme dan membangun karakter generasi muda yang patriotik dan berjiwa kebangsaan.
"Di luar kegiatan ini, RRI juga kami juga ada podcast dan acara-acara untuk anak muda yang dapat membangun semangat nasionalisme," kata dia.
