
Health Entusiast: UMKM jadi agen perubahan bentuk generasi emas bangsa

Kekurangan gizi akan berdampak pada penurunan fungsi kognitif dan daya tahan tubuh, serta memicu masalah kesehatan seperti stunting, wasting, dan kekurangan mikronutrien.
Bandarlampung (ANTARA) - Guru & Health Entusiast M Haidar Bagir mengatakan bahwa usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memegang peranan penting guna menjadi agen perubahan yang membentuk generasi emas bangsa.
"Dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini terus diimplementasikan pemerintah, UMKM pangan juga menjadi agen perubahan dalam mendorong lahirnya generasi emas bangsa Indonesia di masa mendatang," katanya dalam keterangan yang diterima di Bandarlampung, Rabu.
Ia mengatakan UMKM pangan akan menjalani peran yang tak kalah penting dalam visi melahirkan generasi berkualitas di masa depan. Untuk itu makanan yang dijual setiap pengusaha makanan perlu diperhatikan mengenai asupan gizinya.
“Untuk mendapatkan gizi di tiap makanan, kita tidak perlu membeli makanan yang mahal. Karena jika memilih makanan yang tepat, mempunyai kandungan gizi yang dapat bermanfaat untuk tubuh manusia,” kata dia lagi.
Oleh sebab itu, ia mengatakan pentingnya masyarakat mengonsumsi makanan bergizi sehari-hari untuk kesehatan dan perkembangan setiap individu.
“Pentingnya memilih makanan yang sehat untuk tubuh kita. Di era sekarang yang banyak makanan siap saji atau frozen food, pemilihan makanan sehat untuk diri sendiri dan keluarga sangat penting untuk kesehatan kita di masa depan,” kata dia lagi.
Ia mengatakan, keuntungan mengonsumsi makanan sehat secara rutin dapat meningkatkan metabolisme dan energi. Kekebalan tubuh, kesehatan mental menjadi lebih kuat, serta dapat menurunkan risiko depresi dan kecemasan.
“Makanan sehat sangat penting untuk kita konsumsi sehari-hari. Setiap makanan yang kita konsumsi banyak mengandung resiko yang berbahaya untuk tubuh kita di masa depan, jika tidak memperhatikan kandungan gizi nya,” ujarnya pula.
Wakil Ketua Perkumpulan Chef Profesional Indonesia (PCPI) DPD Lampung Henny Esmiata menegaskan pentingya gizi yang baik adalah dasar bagi kesehatan, pertumbuhan, dan produktivitas.
"Kekurangan gizi akan berdampak pada penurunan fungsi kognitif dan daya tahan tubuh, serta memicu masalah kesehatan seperti stunting, wasting, dan kekurangan mikronutrien," kata dia.
Ia mengatakan pula bahwa UMKM pangan berperan penting sebagai penyedia makanan harian masyarakat dengan menu yang disajikan berkontribusi besar terhadap pola konsumsi dan status gizi masyarakat.
"Gizi masyarakat adalah tanggung jawab bersama. UMKM pangan memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Hanya dengan komitmen bersama dapat mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan berdaya saing global," kata dia lagi.
Baca juga: Presiden tegaskan MBG dorong ekonomi desa dan tingkatkan prestasi siswa
Baca juga: Pemprov Lampung pastikan lahan pembangunan SPPG bebas sengketa
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2026
