Bandarlampung (ANTARA) - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti mengukuhkan Bimo Epyanto sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KpwBI) Provinsi Lampung di Kantor BI Provinsi Lampung, Bandarlampung, Rabu.
Bimo Epyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Kepala KPwBI Provinsi Kalimantan Selatan, menggantikan Junanto Herdiawan yang akan menduduki jabatan baru sebagai Kepala Grup Departemen Komunikasi di Kantor Pusat Bank Indonesia.
Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menyatakan apresiasi kepada pemerintah daerah dan seluruh mitra kerja atas dukungan, sinergisitas dan kolaborasi aktif selama masa kepemimpinan Junanto Herdiawan.
"Saya berharap Bimo Epyanto dapat memberikan kontribusi terbaik di Provinsi Lampung melalui pelaksanaan program kerja dan aksi nyata dengan dedikasi penuh," katanya.
Ia menjelaskan di tengah dinamika ketidakpastian global dan tantangan domestik yang semakin kompleks, Lampung berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,47 persen (yoy) pada triwulan I-2025 dengan laju inflasi 1,58 persen (yoy) yang menjadi salah satu yang terbaik di wilayah Sumatera.
"Percepatan digitalisasi sistem pembayaran dan pengembangan UMKM di Provinsi Lampung juga menunjukkan perkembangan yang baik. Pencapaian ini diharapkan dapat terus dilanjutkan di bawah kepemimpinan Bimo Epyanto," tambahnya.
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengapresiasi berbagai upaya sinergisitas BI Provinsi Lampung dengan pemda untuk memperkuat sektor perekonomian, antara lain pengendalian inflasi, perluasan digitalisasi, promosi perdagangan dan investasi, serta pengembangan UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
"Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung senantiasa konsisten mempererat sinergi dan kolaborasi guna mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas inflasi melalui berbagai inovasi," ujarnya.
Ia menyebutkan berbagai prestasi yang diraih Provinsi Lampung tidak terlepas dari peran pendampingan Bank Indonesia.
Baca juga: BI kuatkan pengembangan ekonomi syariah melalui tiga strategi utama
Baca juga: BI optimistis target 50 persen literasi ekonomi syariah tercapai di 2025
Baca juga: BI: Ekonomi Lampung triwulan I-2025 tumbuh didukung sektor konsumsi
