Jakarta (ANTARA) - Dompet Dhuafa merespons cepat gempa bumi Myanmar dengan melepas tim Disaster Management Center (DMC) dan bantuan kemanusiaan, Minggu (30/3).
Gempa berkekuatan 7,7 magnitudo yang terjadi pada Jumat (28/3), mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan menimbulkan korban jiwa, serta luka-luka bagi masyarakat Myanmar. Guncangan gempa juga terasa hingga negara India, Thailand dan China.
Menurut Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) pusat gempa terletak 16 kilometer di barat laut Kota Sagaing di Myanmar. Lokasi tersebut berdekatan dengan Kota Mandalay, kota terbesar kedua di Myanmar.
Dilansir APNews Jumlah korban tewas di negara itu akibat bencana tersebut melonjak menjadi 1.644. Jumlah korban luka meningkat menjadi 3.408, sementara jumlah yang hilang meningkat menjadi 139.
Di negara tetangga Thailand, jumlah korban tewas meningkat menjadi 17. Gempa tersebut mengguncang wilayah Bangkok yang lebih luas, yang dihuni sekitar 17 juta orang, dan wilayah lain di negara itu. Dari jumlah korban tewas, 10 orang tewas di gedung tinggi dekat pasar Chatuchak yang terkenal. Sementara sisanya tewas di tujuh lokasi lainnya. Pihak berwenang di Bangkok mengatakan 83 orang belum diketahui keberadaannya.
Sebagai lembaga filantropi yang fokus pada aksi kemanusiaan, Dompet Dhuafa segera mengaktifkan tim DMC untuk merespons bencana ini.
Tim telah berkoordinasi dengan relawan lokal dan jaringan kemanusiaan internasional guna memastikan distribusi bantuan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran.
“Kami telah menyiapkan sejumlah bantuan berupa kebutuhan dasar dan personel guna bantu percepatan penanganan pasca gempa bumi di Myanmar,” ujar Direktur Sosial, Kemanusiaan dan Dakwah Dompet Dhuafa Ahmad Shonhaji.
Saat ini, tim Dompet Dhuafa tengah melakukan asesmen jarak jauh melalui relawan dan jaringan lokal guna mengidentifikasi titik-titik prioritas yang membutuhkan bantuan mendesak. Bantuan akan difokuskan pada kelompok rentan, termasuk anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas.
Dompet Dhuafa juga membuka kanal donasi bagi masyarakat Indonesia yang ingin berkontribusi dalam aksi kemanusiaan ini. Donasi dapat disalurkan melalui rekening resmi Dompet Dhuafa atau platform crowdfunding yang telah bekerja sama dengan Dompet Dhuafa.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang terdampak gempa di Myanmar dan sekitarnya. Solidaritas dan kepedulian kita akan sangat berarti bagi mereka yang sedang berjuang untuk bangkit dari bencana ini,” kata Kepala DMC Dompet Dhuafa Shofa Qudus.
Dengan langkah cepat dan koordinasi yang baik, Dompet Dhuafa berkomitmen untuk terus memberikan bantuan yang maksimal bagi para korban gempa bumi di Myanmar.
Semoga warga Myanmar dan sekitarnya selalu berada di perlindungan Allah SWT.
Tentang Dompet Dhuafa
Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi Islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial. Sudah berjalan lebih tiga dekade (30 tahun), Dompet Dhuafa berkontribusi menghadirkan layanan bagi pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta corporate social responsibility (CSR).
Baca juga: Bersama Dompet Dhuafa, Fairuz A Rafiq, Olivia, dan Marcella Zalianty distribusikan zakat fitrah
Baca juga: Dompet Dhuafa bersama Stimuno bagikan parsel Ramadhan