Bandarlampung (ANTARA) - Pengurus Provinsi Aquatik Indonesia Lampung menyusun peta jalan untuk pencapaian prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2028 mendatang.
"Kami ingin punya roadmap yang jelas untuk PON 2028 dan PON 2032 yang disusun dan disepakati pengkot dan pengkab," kata Ketua Umum Pengprov Aquatik Indonesia Lampung Ade Utami Ibnu, dalam keterangan yang diterima di Bandarlampung, Senin.
Ia mengharapkan peta jalan ini bisa membantu para atlet aquatik Lampung bisa meraih medali pada PON 2028. Bahkan guna mencapai itu ke depan, pengurus siap membentuk atlet pelatda provinsi untuk menjalani pembinaan sejak awal 2025.
“Harapannya nanti Lampung punya stok atlet yang terbaik," kata dia.
Ia mengatakan program pembinaan prestasi ini akan menjadi program jangka pendek dan jangka panjang dengan pemilihan atlet menggunakan acuan dan standar yang jelas.
"Nantinya atlet akan ditetapkan sebanyak 50 orang terdiri dari 25 atlet putra dan 25 atlet putri," kata dia.
Ketua Komite Teknik Renang Pengprov Aquatik Indonesia Lampung Anton Maulidiansyah menambahkan untuk tahap awal ini pihaknya baru mendapatkan 20 atlet untuk pelatda provinsi.
"Atlet ini terdiri dari 15 atlet putra dan 5 atlet putri. Mereka yang sudah ditetapkan masuk pelatda dipilih dengan acuan menggunakan limit waktu yang cukup tajam,” kata dia
Ia mengatakan bahwa para atlet ini akan menjalani program pelatihan yang disusun oleh bidang pembinaan prestasi dan komite teknik renang.
"Selain membahas soal pembinaan prestasi, rapat pengurus ini juga membahas aturan tentang penyelenggaraan kejuaraan renang di Provinsi Lampung," kata Anton.
Baca juga: PON 2028 dirancang khusus cabang olahraga Olimpiade
Baca juga: KONI Lampung sebut PAW sejumlah pengurus untuk efisiensi
Baca juga: Masuk 10 besar, Pemprov-KONI Lampung gelar pawai atlet PON XXI