Setelah alami cedera, Nadal sedikit khawatir hadapi Australian Open

id Nadal,Brisbane International,tenis

Setelah alami cedera, Nadal sedikit khawatir hadapi Australian Open

Arsip - Petenis Spanyol Rafael Nadal beraksi pada pertandingan babak kedua turnamen tenis Australian Open melawan petenis AS Mackenzie Mcdonald di Melbourne Park, Melbourne, Australia (18/1/2023). ANTARA FOTO/REUTERS/Hannah Mckay/aww.

Jakarta (ANTARA) - Superstar Spanyol Rafael Nadal mengakui bahwa ia "sedikit lebih takut dari biasanya" setelah sakit kepala karena cedera baru menghalangi persiapannya menuju Australian Open.

Nadal, juara Grand Slam 22 kali, memerlukan waktu istirahat medis menjelang akhir kekalahannya di perempat final di Brisbane International, turnamen pertamanya selama hampir satu tahun.

Nadal memerlukan perawatan saat tertinggal 1-4 pada set ketiga pertandingannya melawan petenis Australia Jordan Thompson setelah merasakan nyeri di paha kiri atas.

Thompson memenangi pertandingan 5-7, 7-6 8/6), 6-3 dalam maraton tiga jam 25 menit.

Nadal mengatakan dia bermain tanpa rasa sakit selama dua babak sebelumnya pekan ini, namun dia mengakui bahwa dia merasa kesakitan menjelang akhir perempat final.

Dia mengatakan meskipun rasa sakitnya mirip dengan cedera tahun lalu, cederanya sendiri terasa berbeda.

"Ini adalah tempat yang sangat mirip dengan apa yang terjadi tahun lalu, tapi berbeda, bukan?" kata pria berusia 37 tahun itu, seperti disiarkan AFP, Sabtu.

"Saya merasa lebih ke otot. Tahun lalu tendon. Yang pasti tidak sama seperti tahun lalu karena ketika terjadi tahun lalu, saya langsung merasakan sesuatu yang drastis."

"Hari ini saya tidak merasakan apa pun. Satu-satunya masalah adalah karena tempatnya sama, sedikit lebih takut dari biasanya."

"Saya berharap mendapat kesempatan berlatih minggu depan dan bermain di Melbourne," ujar Nadal.

Baca juga: Iga Swiatek bawa Polandia kalahkan Spanyol 2-1 di United Cup

"Sejujurnya, saya tidak 100 persen yakin akan apa pun saat ini."

Nadal, yang mengambil cuti hampir sepanjang tahun 2023 setelah mengalami cedera pada Australian Open tahun lalu, menjalani operasi pada pinggul kirinya selama absen dari tur.

Mantan petenis nomor satu dunia itu juga mengalami penurunan peringkat menjadi 672, sementara rivalnya Novak Djokovic melewatinya dalam perburuan gelar Grand Slam dengan rekor 24.

Nadal menekankan bahwa dia tidak datang ke turnamen Brisbane dengan harapan menang, dan mengisyaratkan bahwa Australian Open pun masih terlalu dini baginya.

"Dalam dunia yang ideal, turnamen ini membuat kekuatan otot meningkat setelah beberapa hari berusaha dan pertandingan yang sangat sulit," kata Nadal, menambahkan bahwa dia sangat berhati-hati ketika berbicara tentang "comeback"-nya.

"Itulah mengapa saya selalu mengatakan bahwa tujuan saya adalah mencoba menjadi kompetitif dalam beberapa bulan."

Juara Australian Open 2009 dan 2022 itu mengatakan akan menjalani tes cederanya dalam beberapa hari mendatang.

"Ini adalah bagian dari proses yang saya lalui. Saya merasakan sensasi kecil, tidak bagus, di tempat serupa di mana saya menjalani operasi, tapi masih terlalu dini untuk mengatakan apa pun," tulis Nadal di Instagram.

"Mudah-mudahan ini adalah otot yang terisi dan dalam beberapa hari ke depan saya akan melakukan beberapa tes lagi. Jika hanya otot yang terisi, ini adalah minggu yang sangat positif."

Dia mengakhiri pesannya dengan "#brisbanetennis next Melbourne".


 

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Nadal sedikit khawatir hadapi Australian Open setelah alami cedera