Logo Header Antaranews Lampung

Penjual bakso keliling tewas tertabrak kereta api

Rabu, 5 Januari 2022 13:25 WIB
Image Print
Petugas KAI Tanjungkarang, saat berada di lokasi kecelakaan. (ANTARA/HO)

Bandarlampung (ANTARA) - Seorang pedagang bakso keliling ditabrak kereta api saat akan melintasi perlintasan kereta api di Desa Candimas, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa malam (4/1) pukul 19.32 WIB.

Kecelakaan kereta api tersebut dibenarkan oleh Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), Joko Bastian.

"Iya benar, setelah kita terima informasi dari kru KA 3078a atas nama masinis Amri," katanya di Bandarlampung, Rabu.

Dia menjelaskan peristiwa kecelakaan tersebut berawal saat korban atas nama Abdul Syarif (37) yang merupakan seorang penjual bakso keliling akan menyeberang perlintasan kereta api.

Saat menyeberang korban tidak melihat dan mendengar adanya suaranya sirine kereta api saat akan melintasi wilayah tersebut.

"Sekitar Pukul 19.28 WIB, KA 3078a berangkat dari Stasiun Rejosari menuju Stasiun Branti. Masinis membunyikan s35 dengan keras, tiba-tiba di KM 32+1/2 antara PJ Stasiun Rejosari-Stasiun Branti terlihat seorang laki-laki berada di jalur KA," kata dia.

Lanjut Joko, akibat kejadian tersebut korban mengalami putus di bagian leher kepala akibat menempel bagian depan loko.

"Korban meninggal dunia. Sempat di evakuasi oleh warga setempat dan sempat dibawa ke RSUDAM," kata dia lagi.

Pihak KAI juga sempat mendatangi rumah korban yang berada di Jalan Letjen Sarbini Candimas, Kelurahan Candimas, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.

"Kami mengucapkan turut berduka cita dan kepada keluarga korban semoga diberi kesabaran," katanya.



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026