Logo Header Antaranews Lampung

Rupiah lanjut melemah

Kamis, 4 November 2021 11:10 WIB
Image Print
Ilustrasi - Karyawan menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Kantor Cabang Plaza Mandiri, Jakarta. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi lanjut melemah setelah pengumuman hasil rapat The Federal Reserve (The Fed) dini hari tadi.

Pada pukul 9.42 WIB, rupiah melemah 20 poin atau 0,14 persen ke posisi Rp14.333 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.313 per dolar AS.

"Untuk hari ini mungkin rupiah akan diperdagangkan di kisaran Rp14.242 dan Rp14.320, merespon hasil rapat FOMC tadi malam, yang secara umum sudah diperkirakan secara luas," kata analis pasar uang Bank Mandiri Rully Arya saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

The Fed menyatakan akan mulai melakukan pengurangan stimulus pada November ini dan kemungkinan tidak memerlukan kenaikan suku bunga yang cepat.

Bank sentral AS itu mengumumkan pemotongan bulanan 15 miliar dolar AS menjadi 120 miliar dolar AS dalam pembelian bulanan obligasi pemerintah dan sekuritas yang didukung hipotek, tetapi tidak banyak memberi sinyal kapan mungkin bank sentral memulai fase berikutnya dari "normalisasi" kebijakan dengan menaikkan suku bunga.

"Pasar juga akan mengamati pergerakan indeks USD dan yield US Treasury dalam merepons pengumuman The Fed," ujar Rully.



Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026