Logo Header Antaranews Lampung

Ngaben massal Balinuraga perkuat pelestarian budaya dan pariwisata di Lamsel

Jumat, 7 Agustus 2026 19:18 WIB
Image Print
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama saat diarak menggunakan bade setinggi 24 meter di Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Jumat. ANTARA/Riadi Gunawan
Kalau kita sepakat, insyaallah pada 2027 Balinuraga akan saya jadikan desa wisata seperti Desa Penglipuran di Bali

Lampung Selatan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) berkomitmen memperkuat pelestarian budaya sekaligus mengembangkan sektor pariwisata melalui penyelenggaraan ngaben massal di Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, yang menjadi momentum penguatan identitas budaya dan ekonomi masyarakat.

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama di Balinuraga, Jumat, mengatakan pemerintah daerah menargetkan Desa Balinuraga menjadi desa wisata budaya pada 2027 dengan mengadopsi konsep pengelolaan yang terinspirasi dari Desa Penglipuran di Bali.

“Kalau kita sepakat, insyaallah pada 2027 Balinuraga akan saya jadikan desa wisata seperti Desa Penglipuran di Bali. Syaratnya satu, masyarakat harus tetap kompak menjaga kebersihan, keamanan, keindahan, dan kelestarian budayanya,” kata dia.

Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri ngaben massal yang diikuti ribuan masyarakat. Dalam prosesi adat itu, Bupati Lampung Selatan memperoleh penghormatan adat dengan diarak menggunakan bade setinggi sekitar 24 meter sebagai simbol penghormatan masyarakat kepada pemimpin daerah.

Ia mengatakan, pelestarian budaya yang dilakukan masyarakat Balinuraga menjadi modal penting dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat identitas daerah.

Menurut dia, semangat gotong royong, kepedulian terhadap adat istiadat, dan konsistensi masyarakat menjaga tradisi menjadi daya tarik yang dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan di Lampung Selatan.

Untuk mendukung rencana tersebut, pemerintah daerah akan meningkatkan infrastruktur menuju kawasan desa, melakukan penataan lingkungan, serta memperkuat ekosistem pariwisata.

“Kalau Balinuraga menjadi desa wisata, akses jalannya akan kita perbaiki, lingkungannya dipercantik. Tetapi pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ini harus menjadi gerakan bersama seluruh masyarakat,” ujarnya.

Dirinya menegaskan pelestarian budaya bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Balinuraga, melainkan juga aset daerah yang memiliki nilai strategis dalam mendukung pembangunan sektor pariwisata dan menjaga warisan budaya bagi generasi mendatang.

Sementara itu, panitia pembangunan bade, Wayan Mantra menyampaikan, pengangkatan Bupati Lampung Selatan di atas bade merupakan simbol penghormatan tertinggi masyarakat adat kepada kepala daerah yang dinilai memberikan perhatian terhadap pelestarian budaya.

“Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami. Bupati bersama jajaran kami arak di atas bade sebagai simbol penghormatan masyarakat adat sekaligus menjadi kebanggaan bagi masyarakat Desa Balinuraga,” katanya.

Ngaben massal di Balinuraga tahun ini tidak hanya menjadi prosesi keagamaan umat Hindu, tetapi juga menjadi ruang memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat adat dalam menjaga kelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan pariwisata berkelanjutan.





Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: ngaben massal Balinuraga perkuat pelestarian budaya dan pariwisata



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026