
Pemkot Bandarlampung akan vaksinasi pelajar setelah PPKM dicabut

Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Kota Bandarlampung mengatakan bahwa akan melaksanakan vaksinasi bagi pelajar di kota setempat usai penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dicabut oleh perintah pusat.
"Untuk sekarang belum dilakukan, tapi sudah kita siapkan 20 titik untuk pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar ini," kata Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana, di Bandarlampung, Selasa.
Namun begitu, lanjut dia, pelaksanaan vaksinasi di kecamatan-kecamatan melalui puskesmas juga sudah menyasar kepada puluhan remaja umum di kota ini.
"Untuk yang di sekolah-sekolah memang belum dilakukan vaksinasi kepada pelajar, tapi di puskesmas-puskesmas sudah melayani vaksinasi kepada remaja," kata dia.
Sementara itu, Juru Bicara Satgas COVID-19 Kota Bandarlampung, Ahmad Nurizki, mengatakan bahwa kemungkinan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi pelajar akan dilakukan setelah PPKM di kota ini dicabut.
Ia mengatakan bahwa saat ini Pemkot Bandarlampung masih fokus melakukan vaksinasi kepada masyarakat umum baik dosis pertama maupun dosis kedua.
"Intinya kita sudah siapkan vaksinasi bagi pelajar, namun tidak dalam waktu dekat atau di masa PPKM sebab ditakutkan menimbulkan kerumunan yang seyogyanya hal itu tidak diperbolehkan dalam kondisi sekarang," kata dia.
Sementara itu, ia menyebutkan bahwa hingga kini jumlah vaksin yang telah disuntikkan ke masyarakat sebanyak 439.279 dengan rincian penerima vaksin dosis pertama sebanyak 262.238 dan penerima vaksinasi lengkap sebanyak 177.038.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026
