Satu napi teroris di Lapas Kelas IIA Metro berikrar setia kepada NKRI

id Napiter

Satu napi teroris di Lapas Kelas IIA Metro berikrar setia kepada NKRI

Kalapas Kelas IIA Kota Metro, Muchammad Mulyana saat diwawancarai awak media. (Antaralampung.com/Hendra Kurniawan)

Ini murni keinginan dari yang bersangkutan tidak ada paksaan dari petugas atau dari pihak manapun, tegasnya
Metro (ANTARA) - Seorang narapidana teroris, MI (23) alias Abu Usamah yang menjalani masa hukuman di Lembaga Pemasyarakatn (Lapas) Kelas IIA Kota Metro menyatakan ikrar setia kepada Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

"Beberapa hari yang lalu yang bersangkutan menyatakan ingin berikrar kepada Pancasila dan NKRI serta ingin meninggalkan baiat yang selama ini dia yakini. Dan hari ini sudah terlaksana," kata Kepala Lapas Kelas IIA Kota Metro, Muchammad Mulyana, Selasa. 

Mulyana mengatakan, MI berikrar untuk setia kepada Pancasila dan NKRI atas kemauan dan kesadaran sendiri tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

Baca juga: Densus 88 gerebek rumah terduga teroris di Sukabumi

Baca juga: Polisi temukan atribut FPI saat geledah rumah tersangka teroris di Condet

Baca juga: Aksi heroik Cosmas halau pengebom bunuh diri
 

"Ini murni keinginan dari yang bersangkutan tidak ada paksaan dari petugas atau dari pihak manapun," tegasnya.  

Mulyana menjelaskan, MI merupakan napiter asal Kabupaten Aceh Besar yang tertangkap di Thailand ketika hendak pergi ke Suriah dan dideportasi kembali ke Indonesia. 

Ia menambahkan, MI masuk ke Lapas Kelas IIA Metro pada akhir tahun 2020 pindahan dari Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. 

"Yang bersangkutan menjalani masa hukuman empat tahun," tambahnya. 
Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar