Disbud Sleman gelar "Karuh Budaya Dalam Tembang" karya Didi Kempot secara daring

id Disbud Kabupaten Sleman,Didi Kempot,Tembang Jawa,Campursari,Kabupaten Sleman

Disbud Sleman gelar "Karuh Budaya Dalam Tembang" karya Didi Kempot secara daring

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman Aji Wulantara. Foto Antara/Victorianus Sat Pranyoto

Sleman (ANTARA) - Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta bakal menggelar acara Karuh Budaya Dalam Tembang (Kadang) karya almarhum Didi Kempot dengan topik "Guyub Rukun Membangun Masyarakat Sleman yang Berbudaya di Masa Pandemi COVID-19", Sabtu 16 Mei 2020 jam 21.00 WIB.

"Acara ini dikemas dalam bentuk online atau daring. Mengingat pada masa pandemi COVID-19 saat ini acara apapun harus memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditentukan, sehingga metode online/streaming ini merupakan upaya yang tepat untuk dilakukan pada saat ini," kata Kepala Disbud Kabupaten Sleman Aji Wulantara di Sleman, Kamis.
Baca juga: Didi Kempot bikin lagu "Ojo Mudik" sebelum meninggal dunia


Menurut dia, awalnya acara "Kadang" ini akan dilaksanakan pada Kamis, 7 Mei 2020, namun dikarenakan tokoh legendaris campursari Didi Kempot tutup usia pada 5 Mei 2020, dengan terpaksa mundur pada 16 Mei 2020.

"Hal tersebut dikarenakan memang kemasan "Kadang" dikaitkan dengan lantunan tujuh lagu karya Didi Kempot," katanya.

Ia mengatakan pengunduran pelaksanaan acara ini dimaksudkan sebagai penghormatan sekaligus untuk mengenang jasa almarhum Didi Kempot dalam menumbuhkembangkan tembang Jawa, khususnya campursari.

"Diharapkan kadang budaya dan semua kalangan masyarakat dapat memakluminya," katanya.

Dalam kesempatan tersebut Aji Wulantara akan melantunkan tujuh lagu karya Didi Kempot yang telah menasional, bahkan menginternasional, serta mengeksplorasi tata nilai Budaya Jawa untuk pemahaman semua pihak.



Termasuk didalamnya bagaimana upaya untuk menghadapi wabah COVID-19 dalam perspektif budaya lokal.

"Harapannya seluruh lapisan masyarakat dapat memaklumi adanya wabah COVID-19 ini sebagai sebuah ujian dari Yang Maha Kuasa kepada umat manusia untuk kemudian menghadapinya dengan tabah dan menaati segala imbauan pemerintah terkait protokol kesehatan," katanya.

Acara yang dipandu oleh Anggota Tim Diplomasi Budaya Kabupaten Sleman Maya Shyla Swagerina tersebut dilaksanakan secara santai dan hanya menghadirkan jajaran pimpinan Dinas Kebudayaan, yakni Sekretaris Dinas dan para Kepala Bidang.

"Diharapkan para 'Sobat Ambyar' dan kadang budaya dimana pun berada dapat bergabung dan berpartisipasi dalam acara tersebut melalui Channel Youtube Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman serta bisa langsung berkomentar, like, subscribe dan share," katanya.
Baca juga: Konser panggung publik terakhir Didi Kempot, 18 April 2020
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar