Pertamina MOR II jamin distribusi gasoline dan gasoil di Sumbagsel

id pertamina, distribusi bbm, gasoline, gasoil

Pertamina MOR II jamin distribusi gasoline dan gasoil di Sumbagsel

Pegawai SPBU tengah melayani konsumen (Antara Lampung/HO)

Bandarlampung (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel  menjamin kelancaran penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis gasoline maupun gasoil hingga keseluruh pelosok daerah setempat.  

"Sebanyak 483 layanan Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU), 369 agen dan lebih dari 15 ribu pangkalan elpiji, 6 Fuel Terminal (FT) dan 2 Integrated Terminal (IT), serta 6 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) di wilayah Sumbagsel masih beroperasi untuk melayani masyarakat," kata Region Manager Communication & CSR Pertamina Sumbagsel, Rifky Rakhman Yusuf, dalam keterangannnya di Bandarlampung,  Sabtu. 

Ia mengatakan bahwa untuk kesiapan stok di Fuel Terminal dan Integrated Terminal juga diyakini dalam kondisi aman. 

Total stok saat ini, lanjut dia,  untuk produk gasoline, yaitu pertaseries yang terdiri atas premium, pertalite, pertamax dan pertamax turbo sebesar lebih dari 62 ribu liter.  

Kemudian,  total stok produk gasoil (solar/bio solar, dexlite dan pertamina dex) sebanyak lebih dari 52 ribu liter.

"Di masa pandemi COVID-19 ini, kondisi stok produk-produk dapat kami pastikan aman dan dapat kami sampaikan juga jika realisasi konsumsi mengalami penurunan. Imbauan tetap di rumah saja memberikan kontribusi adanya penurunan konsumsi gasoline sebanyak 6,7 persen dan gasoil sebanyak 0,8 persen," ujarnya.  

Rifky menjelaskan untuk konsumsi elpiji, produk subsidi tabung 3 kg mengalami penurunan 3,1persen sedangkan elpiji jenis non subsidi untuk rumah tangga naik 14, 5 persen. 

"Analisa kami kenaikan ini disebabkan adanya perubahan pola masak di rumah yang meningkat," jelasnya.  

Di sisi lain,  Rifky menambahkan, upaya mitigasi pencegahan COVID-19 masih terus dijalankan untuk menjamin kesehatan pekerja, baik yang sedang kerja dari rumah maupun bekerja dengan sistem sif. 

Pihaknya tetap melakukan pengecekan suhu tubuh bagi pekerja dan tamu, penyemprotan disinfektan dan pembersihan area kerja, penyediaan masker, hand sanitizer dan vitamin, berbagai sosialisasi pencegahan Covid-19, serta deteksi dini pada karyawan yang dinilai memiliki risiko terpapar virus.

"Seiring dengan komitmen kita bersama untuk memerangi pandemi COVID-19, Pertamina dalam situasi sulit ini tetap siap mengantarkan energi terbaik untuk negeri," tambahnya. 
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar