Logo Header Antaranews Lampung

Pemkot bentuk tim atasi masalah bangkai babi

Minggu, 10 November 2019 19:37 WIB
Image Print
Jajaran Pemkot Medan saat rapat koordinasi pembentukan Tim Khusus Terpadu (TKT) atasi permasalahan bangkai babi di Medan. (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)

Medan (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Medan membentuk Tim Khusus Terpadu (TKT) untuk menangani permasalahan ratusan bangkai babi yang ditemukan di sejumlah sungai di Kota Medan.

Plt Walikota Medan, Sumatera Utara Akhyar Nasution berharap dengan adanya TKT dapat menyelesaikan masalah yang belakangan menjadi topik perbincangan masyarakat terutama di Kota Medan.

Baca juga: Terkait bangkai babi, Dinkes Medan imbau warga tidak gunakan air Sungai Bederah Medan

"Diharapkan tim yang dibentuk ini dapat saling berkoordinasi dan bersinergi dalam menyelesaikan masalah tersebut," katanya dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat II, Balai Kota Medan, Minggu.

Akhyar menginstruksikan seluruh jajarannya agar dapat menangani persoalan bangkai babi dengan serius, sebab dirinya tidak ingin hal tersebut menimbulkan keresahan.

Baca juga: Ribuan babi yang mati di Sumut terindikasi African Swine Fever

"Ini menjadi masalah serius dan perlu koordinasi dari kita semua. Apalagi kejadian ini telah menjadi konsumsi pemberitaan di tingkat nasional. Oleh karenanya, perlu penanganan ekstra sebagai bentuk tanggung jawab kita sebagai pemerintah," kata dia.

Akhyar juga berharap agar OPD dan pihak Kecamatan dapat berkoordinasi dengan pihak terkait seperti unsur Kepolisian guna mengusut kronologis kejadian serta oknum yang telah sengaja membuang bangkai babi tersebut.

Baca juga: Ternak babi mati mendadak di Kabupaten Tapanuli Utara

"Hingga saat ini aroma busuk yang ditimbulkan dari bangkai babi tersebut cukup mengganggu warga. Untuk itu, lakukan koordinasi dan usut tuntas masalah ini," ujarnya.

Baca juga: Kawanan babi hutan merusak lahan pertanian di Purbalingga



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026