Peluang usaha baru berupa minuman kekinian "cheese tea"

id cheese tea lampung,cheese tea,antara lampung,kuliner lampung,lampung

Peluang usaha baru berupa minuman kekinian "cheese tea"

Asep seorang pedagang minuman kekinian cheese tea di Bandarlampung, Sabtu (14/09/2019). ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi

Bandarlampung (ANTARA) - Minuman kekinian "cheese tea" tengah digandrungi  masyarakat Bandarlampung sehingga menjadi salah satu peluang usaha baru bagi warga setempat.

"Teh topping keju atau yang dikenal oleh anak muda sebagai 'cheese tea ' merupakan salah satu minuman kekinian yang tengah menjamur di kalangan masyarakat, sehingga saya memilih mencoba membuka usaha minuman karena melihat peluang yang besar," kata Heri , salah seorang pedagang minuman cheese tea, di Bandarlampung, Minggu.

Menurutnya, semua bahan baku didapatkan dari salah satu rekan kerjanya di Jakarta, dan pasokan bahan baku akan dikirimkan setiap minggu.

"Untuk penyajian kami melakukannya sendiri akan tetapi untuk menu kita sesuaikan dengan bahan baku yang kami dapatkan dari produsen di Jakarta,"  katanya.

Usaha minuman kekinian cheese tea yang tengah berkembang di sekitar kota Bandarlampung, ternyata telah berkembang terlebih dahulu di kota lain salah satunya di Jakarta, dan hal tersebut menginspirasi salah satu warga Bandarlampung untuk membuka usaha tersebut.

"Saya membuka usaha minuman cheese tea baru satu minggu ini, sebelumnya saya bekerja di Jakarta di bidang yang sama juga sehingga memiliki sedikit pengalaman untuk mencoba membuka usaha yang sama di Bandarlampung", ujar Asep salah seorang pemilik usaha cheese tea.

Menurut Asep, minat masyarakat Lampung untuk menikmati kuliner baru sangatlah tinggi sehingga hal tersebut menjadi salah satu peluang usaha baru.

"Orang Lampung sangat suka mencoba kuliner baru, hal tersebut menjadi salah satu motivasi bagi saya untuk berani membuka usaha cheese tea di Bandarlampung dan meninggalkan pekerjaan di Jakarta", katanya.

Menurutnya, usaha yang tengah ia geluti saat ini yang terbilang masih baru memang belum mendapatkan hasil yang maksimal, akan tetapi omzet yang didapatkan cukup besar dibandingkan dengan omzet kuliner lainnya.
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar