Polres Waykanan berikan "Binluh" terkait narkoba

id binluh polres waykanan, binluh, pembinaan dan penyuluhan

Polres Waykanan berikan "Binluh" terkait narkoba

Jajaran Polres Waykanan sedang memberikan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) terkait narkoba kepada para siswa. (antaralampung/emir fs/ist)

Ayo jauhi barang-barang terlarang itu, karena dapat merusak masa depan yang akan diraih
Waykanan  (Antararanews Lampung) – Kepolisian Resor Waykanan memberikan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) di beberapa sekolah  untuk memberikan informasi tentang bahaya narkoba bagi kehidupan sehari-hari.

“Kita menggelar Binluh ini agar para pelajar dapat mengerti dan memahami tentang narkoba, semoga dengan adanya kegiatan ini jumlah pengguna narkoba di kalangan pelajar dapat berkurang bahkan tidak ada lagi pemakainya,” ujar Kapolres Waykanan AKBP Doni Wahyudi, di Blambangan Umpu, Waykanan, Provinsi Lampung, Kamis.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan upaya menciptakan wilayah hukum Polres Waykanan bersih dari narkoba dan menekan penyalahgunaan narkotika khususnya dengan korban para pelajar serta kenakalan remaja,  upaya preventif melalui Binluh terus ditingkatkan khususnya terhadap para pelajar di sekolah-sekolah.

Selain itu, lanjut dia, kegiatan hari ini dilaksanakan di Aula SMK Negeri 1 Blambangan Umpu Kabupaten Waykanan yang diikuti sekitar 50 siswa-siswi kelas, X, XI dan kelas XII.

Doni menjelaskan, bahwa generasi muda saat ini adalah pemimpin di masa depan karenanya berprestasilah sebaik mungkin dan sebanyak mungkin waktu dimanfaatkan untuk kegiatan yang positif ketika masih muda dan masih duduk di bangku sekolah.

“Ayo jauhi barang-barang terlarang itu, karena dapat merusak masa depan yang akan diraih,” katanya.

Ia mengarapkan, pelajar SMK dapat terus mengukir prestasi dengan banyak mengikuti berbagai macam kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah maupun mengikuti kegiatan-kegiatan lainnya  di luar sekolah yang sifatnya positif dan untuk menambah wawasan serta pergaulan yang baik.

“Semakin kita banyak melakukan kegiatan kegiatan positif di luar sekolah semakin sempit pula waktu kita untuk berfikir dan melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya negatif dan dapat merugikan diri kita sendiri dan juga orang lain,” kata Doni. 
 
Pewarta :
Editor : Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar