Unila diizinkan buka prodi Bahasa Lampung

id rektor unila,hasriadi mat akin,prodi bahasa lampung

Unila diizinkan buka prodi Bahasa Lampung

Rektor Unila Prof Hasriadi Mat Akin (Foto: Dok/HO)

Unila menginginkan agar seluruh lulusan program tersebut dapat terserap di lapangan kerja yang tersedia
Bandarlampung  (Antaranews Lampung) - Universitas Lampung (Unila) telah memperoleh izin dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk membuka Program Studi Strata-1 Bahasa Lampung pada Tahun Akademik 2019.

Rektor Unila Prof Hasriadi Mat Akin di Bandarlampung, Rabu menyatakan, sebelum membuka Prodi S-1 itu terlebih dahulu akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah mengenai kebutuhan guru Bahasa Lampung yang akan dihasilkan oleh perguruan tinggi ini.

Unila menginginkan agar seluruh lulusan program tersebut dapat terserap di lapangan kerja yang tersedia.

"Nanti sebelum Prodi S-1 Bahasa Lampung dibuka, kami akan berkomunikasi dengan pemda untuk mengetahui dan memastikan sebenarnya daerah butuh berapa mengenai guru itu. Jangan sampai kami sudah meluluskan jusru tidak bekerja," ujar Rektor Hasriadi.

Menurutnya, apabila telah diketahui kebutuhan akan guru Bahasa Lampung di daerah ini, pihaknya dapat memperkirakan dan menyediakan sumber daya manusia yang diperlukan oleh Unila.

Dia menegaskan bahwa untuk dosen yang akan mengajar pada Prodi Bahasa Lampung itu sudah siap karena Unila telah membuka program strata dua (S-2).

Rektor Unila itu berharap hasil komunikasi nanti, Pemda dapat memperkirakan jumlah kebutuhan guru Bahasa Lampung itu.

Ia berharap pula agar mahasiswa yang dikirim dari daerah ke Unila mendapatkan beasiswa yang diperlukan, sehingga menjadi lebih baik lagi ikatannya untuk memastikan setelah lulus dapat diserap di daerah tersebut," kata dia pula.

Pengajaran Bahasa Lampung telah menjadi muatan lokal di sekolah dasar di daerah ini. Sebelumnya Unila juga telah memiliki program pendidikan diploma bagi guru Bahasa Lampung, namun karena mempertimbangkan daya serap lulusannya, kemudian program ini tidak berlanjut.



 
Pewarta :
Editor : Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar