Suriah klaim pangkalan udaranya kembali diserang

id Senjata kimia Suriah, AS serang Suriah, Suriah, Perang Suriah dan Irak

Satu pesawat jet tempur di Pangkalan Udara Homs di Provinsi Homs, Suriah Tengah, (sputniknews.com)

Damaskus, Suriah (Antara/Xinhua-OANA) - Pasukan pertahanan udara Suriah mencegat semua rudal yang ditembakkan ke satu pangkalan udara di Provinsi Homs, Suriah Tengah, setelah tengah malam Selasa, demikian laporan media setempat.
        
Rudal tersebut ditujukan ke Pangkalan Udara Shayrat di Homs, kata kantor berita Suriah, SANA, dan Media Perang --sayap media Tentara Suriah dan sekutunya.
        
Pasukan Pertahanan Udara Suriah mencegat semua rudal itu, kata laporan tersebut --yang menambahkan sumber serangan rudal itu belum diketahui, demikian laporan Suriah --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi.
        
Pangkalan udara yang sama diserang oleh rudal AS pada April 2017 sehubungan dengan dugaan penggunaan senjata kimia oleh militer Suriah di Provinsi Idlib pada tahun yang sama.
        
Serangan paling akhir itu dilancarkan setelah serangan udara yang dilancarkan pada Sabtu pagi oleh militer AS, Prancis dan Inggris terhadap sasaran militer di Ibu Kota Suriah, Damaskus, dan Homs karena dugaan serupa penggunaan senjata kimia di Kota Kecil Douma, yang sebelumnya dikuasai gerilyawan di dekat Damaskus, oleh pasukan Pemerintah Suriah.
        
Pemerintah Suriah dengan keras telah membantah tuduhan tersebut sebagai pemalsuan oleh gerilyawan dan negara Barat untuk membenarkan serangan militer terhadap Suriah.
        
Sebelum serangan pimpinan AS, pesawat tempur Israel telah menembakkan rudal ke Pangkalan Udara T-4 di pinggir timur Homs pada 9 April, dan menewaskan 14 prajurit, termasuk petempur Iran.

Penerjemah : Chaidar




 
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar