Berkurban Cara Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT

id daging domba atau kambing merupakan salah satu makanan favorit Nabi Muhammad SAW, kurban, hewan kurban, idul adha, wali kota

Panitia kurban Masjid Al Mardiyah, Labuhanratu Raya, Bandarlampung sedang memotong sapi kurban dari warga setempat. (ANTARA Lampung/triono subagyo)

Dari perjuangan dan keikhlasan Nabi Ibrahim serta Nabi Ismail dapat dijadikan contoh, sebagai umat muslim harus ikhlas serta berserah diri kepada Allah SWT
Bandarlampung,  (ANTARA Lampung) - Khatib Dr. Hi Afandi mengatakan berkurban di hari raya Idul Adha merupakan cara umat muslim untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan bersyukur dengan atas apa yang telah didapat.

"Dengan berkurban kita telah bersyukur dengan apa yang didapat, dan hukumnya tidak wajib," kata dia dalam ceramah Shalat Idul Adha 1438 H di Stadion Pahoman, Bandarlampung, Jumat.

Dia mengatakan, bahwa dengan berkurban umat muslim lebih mendekatkan diri kepada sang pencipta dan ikhlas dalam menjalani setiap cobaan yang diberikan.

Ia melanjutkan, dengan ikhlas berkurban tentunya akan lebih ditingkatkan derajat iman kepada Allah SWT, hewan yang disembelih dan dibagikan kepada masyarakat tentunya dapat menambah rezeki.

 "Dengan ikhlas berkurban tentunya dapat menambah rezeki, dan itu hukumnya sunah," kata dia.

  Menurutnya, bahwa ini telah diajarkan oleh Nabi Ibrahim yang dengan ikhlas akan menyembelih anaknya, karena untuk menunjukan rasa kencintaan kepada Allah SWT.

"Nabi Ibrahim diminta oleh Allah SWT untuk menyembelih anaknya, demi menunjukkan rasa cinta dan ketakwaanya, beliau ikhlas melakukannya," kata dia.

  Dia melanjutkan, sebelum Nabi Ibrahim menyembelih anaknya Nabi Ismail beliau bertanya, apakah yang harus dilakukan dan dijawab oleb anaknya lakukanlah.

Dijawab Nabi Ismail, "semoga aku termasuk orang yang sabar: dan apa yang terjadi anaknya digantikan oleh domba saat akan disembelih.

"Dari perjuangan dan keikhlasan Nabi Ibrahim serta Nabi Ismail dapat dijadikan contoh, sebagai umat muslim harus ikhlas serta berserah diri kepada Allah SWT," kata dia.

Dengan ikhlas berkurban, tentunya tidak akan mengurangi rezeki, sebaliknya akan ditambah berkalilipat, oleh sebab itu iklaslah dalam setiap melakukan apa pun bukan hanya dalam berkurban.

Wali Kota Bandarlampung Herman HN mengatakan bahwa sebagai umat muslim harus menteladani sifat Nabi Ibrahim yang rela berkorban untuk menunjukkan keimanannya.

"Sifat rela berkurban dan kuat akan apa yang diyakini harus menjadi tauladan bagi kita," kata dia.

Ia mengatakan, bahwa Nabi Ibrahim diminta untuk menyembelih anaknya, namun saat akan melakukan itu diganti oleh Allah dengan domba karena beliu telah menunjukkan keyakinannya.*
Pewarta :
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar