
Spurs tersingkir dari liga Europa

Namun gol bunuh diri yang mengenai kepala penyerang Spurs Harry Kane sepuluh menit berselang membawa Gent kembali berada di posisi yang lebih baik,
London, (Antara/Reuters) - Harapan Tottenham Hotspur di Liga Europa dihancurkan klub papan tengah Belgia Gent, yang mengamankan tiket mereka ke putaran 16 besar karena bermain imbang 2-2 di Wembley pada Kamis, ketika tuan rumah harus menelan kerugian dari kartu merah yang diterima Dele Alli pada babak pertama.
Gent, yang menghuni peringkat kedelapan di liga domestik mereka, melaju dengan kemenangan agregat 3-2 setelah memainkan pertandingan leg kedua putaran 32 besar dan akan ditemani Olympiaque Lyonnais yang menang 7-1 atas AZ Alkmaar untuk menang agregat 11-2, ke undian yang akan dilakukan Jumat.
Borussia Moenchengladbach bangkit dari kekalahan agregat untuk menaklukkan Fiorentina berat trigol dalam rentang waktu 12 menit dari Lars Stindl, dan AS Roma melaju ke putaran selanjutnya meski kalah 0-1 dari Villarreal.
Tim favorit di Liga Europa Manchester United menang 1-0 atas St Etienne pada Rabu, untuk mengantungi kemenangan agregat 4-0.
Spurs tampil menyerang sejak awal pada pertandingan Liga Europa saat tampil di hadapan 80.465 penonton di Wembley, di mana mereka memainkan pertandingan-pertandingan kandang Eropanya musim ini karena proses renovasi di White Hart Lane, dan menyamakan skor agregat setelah menit kesepuluh melalui Christian Eriksen.
Namun gol bunuh diri yang mengenai kepala penyerang Spurs Harry Kane sepuluh menit berselang membawa Gent kembali berada di posisi yang lebih baik, sebelum momen kegilaan dari Alli mengunci nasib Tottenham.
Gelandang Inggris itu memperlihatkan dirinya merupakan pemain "bersumbu pendek" seperti saat masih mengawali karirnya, ketika ia melakukan terjangan dua kaki tertuju kepada lutut pemain lawan untuk membuat dirinya mendapatkan kartu merah lima menit sebelum turun minum.
Spurs merestorasi keunggulan mereka melalui gebrakan gelandang Victor Wanyama namun Jeremy Perbet, yang mencetak satu-satunya gol pada leg pertama, kembali mengemas gol melalui sepakan yang terdefleksi pada menit ke-82 untuk mengakhiri harapan-harapan tim tuan rumah.
"Saya sangat kecewa," kata manajer Tottenham Mauricio Pochettino. "Kami mengawalinya dengan baik dan mencetak gol. Pertandingan ini terbuka, namun kami kemasukan gol dalam satu tindakan pada babak pertama. Setelah itu, hal ini menjadi rumit."
Pewarta :
Editor:
Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
