Logo Header Antaranews Lampung

KONI panggil PP/PB atlet tersangkut doping PON

Selasa, 10 Januari 2017 23:13 WIB
Image Print
Ahmad Heryawan (Elshinta.com)
Jika diurutkan dari asal provinsi, rinciannya Jabar empat atlet, Jateng tiga atlet, Bengkulu satu atlet, DIY satu atlet, Bangka Belitung satu atlet, Kalimantan Timur satu atlet dan Kepulauan Riau satu atlet,


Jakarta, (ANTARA Lampung) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat segera memanggil pengurus besar atau pengurus pusat induk organisasai cabang olahraga yang atletnya dinyatakan positif doping pada Pekan Olahraga Nasional XIX/2016 di Jawa Barat.

Wakil IV Ketua Umum KONI Pusat K Inugroho menyatakan pemanggilan tersebut terutama untuk cabang olahraga binaraga di mana atletnya merupakan yang terbanyak terbukti menggunakan obat terlarang itu sesuai dengan pengumuman Panitia Besar PON XIX.

"Kami akan memanggil induk organisasi cabang olahraga binaraga yang atletnya terbanyak dinyatakan positif doping. Namun PB/PP yang lainnya yang atletnya positif doping juga akan dipanggil," kata Inugroho di Jakarta, Selasa.

Lebih lanjut, Inugroho menyatakan KONI Pusat menyesalkan hingga terjadi pemakaian doping tersebut dan menyebut kasus ini menjadi tanggungjawab KONI Pusat bersama PB/PP induk organisasi cabang olah raga yang bersangkutan.

Dengan adanya kasus doping yang melibatkan hingga 12 atlet dari empat cabang olahraga di PON Jawa Barat tersebut, KONI Pusat menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh soal ini dengan harapan dalam pelaksanaan ajang multi cabang lainnya tidak terulang lagi.

"Ke depan, untuk menjaga hal ini tidak terulang lagi, maka KONI Pusat meminta panitia pelaksana multi event di dalam negeri aktif melakukan sosialisasi masalah doping ini bersama LADI (Lembaga Anti Doping Indonesia). Selain itu KONI Pusat akan mengaktifkan bidang sport sciene kesehatan untuk memberikan pembekalan tentang doping ini," kata pria yang sebelumnya merupakan Marsda TNI itu.

Sebelumnya, Ketua Umum PB PON PON dan Peparnas 2016 Ahmad Heryawan (Aher) pada Senin (9/1), mengumumkan ada 14 atlet yang positif menggunakan doping dengan rincian sebanyak 12 orang erlaga dalam ajang PON dan dua lainnya dalam ajang Peparnas.

Dia menuturkan ke-12 atlet PON yang positif doping tersebut ialah delapan atlet dari cabang olahraga binaraga, satu atlet berkuda, satu atlet angkat berat, dan dua atlet dari cabang menembak.

"Jika diurutkan dari asal provinsi, rinciannya Jabar empat atlet, Jateng tiga atlet, Bengkulu satu atlet, DIY satu atlet, Bangka Belitung satu atlet, Kalimantan Timur satu atlet dan Kepulauan Riau satu atlet," kata Aher.



Pewarta :
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026