
Harga ikan naik
Jumat, 7 Oktober 2016 10:29 WIB

Bandarlampung (Antara Lampung) - Harga ikan di Kota Bandarlampung naik seiring dengan masih minimnya hasil tangkapan nelayan setempat akibat cuaca ekstrem dan gelombang tinggi.
"Sudah masuk satu minggu harga ikan sedang tinggi sebab pasokan dari nelayan sedang berkurang karena hanya sedikit yang berani melaut," kata Jaka (32), pedagang ikan di Pasar Gudang Lelang, Bandarlampung, Jumat.
Ia mengatakan, pada saat kondisi seperti ini harga ikan kerapu Rp70.000/kg, normalnya sekitar Rp40.000/kg-Rp50.000/kg.
"Untuk yang ukuran besar atau mengisi rumah makan bisa mencapai Rp80.000/kg, itu untuk yang hidup," kata dia.
Sedangkan untuk ikan kembung segar harga normalnya Rp40.000/kg, saat ini Rp50.000/kg; ikan selar harga normalnya hanya Rp35.000/kg, namun saat ini Rp40.000/kg.
Harga ikan bawal naik menjadi Rp45.000/kg dari sebelumnya harga normalnya hanya Rp40.000/kg.
Sementara harga udang berkisar Rp65.000- Rp130.000/kg.
Harga ikan simba harga nomalnya Rp40.000/kg, saat ini Rp50.000/kg.
Ia berharap kondisi cuaca ekstrem cepat berlalu agar nelayan bisa melaut dengan hasil tangkapan yang lebih banyak.
Hal senada disampaikan, Irvan, salah satu nelayan Teluk Lampung.
Ia mengatakan dalam satu minggu melaut bisa mendapatkan hasil tangkapan lebih dari 4 ton, namun untuk saat ini sangat kurang volumenya.
"Karena cuaca buruk nelayan takut untuk melaut lebih jauh, sehingga tangkapannya sedikit dan berpengaruh pada harga," kata dia.
Pewarta : Roy Baskara
Editor:
Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
