Tayangan kebanci-bacian di televisi mulai berkurang

id tayangan televisi kebanci-bancian, perbaikan tayangan kebanci-bancian, agatha lily

...Tapi dari pemantauan kami sudah mulai menunjukkan perbaikan ya," kata Agatha...
Bandung (ANTARA Lampung) - Sejumlah stasiun televisi mulai mengurangi tayangan yang menampilkan sosok pria bergaya bicara dan bahasa tubuh kewanita-wanitaan (kebanci-bancian) setelah dikeluarkan himbauan sejak dua hari lalu, kata Koordinator Bidang Pengawasan Siaran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Agatha Lily.

"Dari evaluasi, kami melihat baru dua hari, kami beri waktu untuk perbaikan dalam tujuh hari ini. Tapi dari pemantauan kami sudah mulai menunjukkan perbaikan ya," kata Agatha Lily, usai menghadiri Rapat Koordinasi Penyiaran KPI, di Kota Bandung, Kamis.

Ia menjelaskan itikad televisi memperbaiki tayangannya terkait surat edaran KPI ialah panggilan untuk perempuan yang ditujukan untuk artis laki-laki, saat ini sudah tidak lagi ada di sejumlah tayangan televisi.

Menurut dia, sebelum surat edaran dibuat, pihaknya sudah melaksanakan diskusi dengan media massa, dan didapatkan hasil adanya kesepakatan untuk tidak lagi mempromosikan atau menampilkan perilaku kebanci-bancian baik sengaja atau tidak sengaja.

"Kami akan memantau konten siaran supaya tidak lagi menayangkan acara atau program dengan unsur kebanci-bancian. Tentunya kami akan memantau secara intensif dan menegur jika ada temuan. Sanksinya mulai dari teguran satu, teguran kedua sampai ke pemberhentian sementara," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan sepanjang tahun 2015 ada sekitar 228 program televisi yang dapat teguran satu, lalu sebanyak 34 teguran dua dan lima di antaranya diberhentikan.

"Namun yang tahun 2015 itu acaranya bermacam-macam jadi bukan karena menayangkan unsur kebanci-bancian atau kekerasan semata," kata dia.(Ant)
Pewarta :
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar