Logo Header Antaranews Lampung

Lulusan SUPMN Majukan Sektor Perikanan Lampung

Sabtu, 6 Juni 2015 18:03 WIB
Image Print
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi (antaralampung.com/dok)
"Politeknik Kelautan dan Perikanan di Kota Agung yang bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan ini diharapkan mampu meningkatkan sektor perikanan dan kelautan."

Bandarlampung (ANTARA Lampung) - Lulusan Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Kota Agung di Kabupaten Tanggamus diharapkan mampu memajukan sektor kelautan dan perikanan di Provinsi Lampung.

"Politeknik Kelautan dan Perikanan di Kota Agung yang bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan ini diharapkan mampu meningkatkan sektor perikanan dan kelautan, agar tumbuh dan berkembang," kata Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi, di Bandarlampung, Sabtu.

Ia menyatakan, saat ini Kementerian Kelautan dan Perikanan telah membangun Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri (SUPMN) di Kota Agung Kabupaten Tanggamus.

Sekolah ini, lanjutnya, membentuk lulusan yang memiliki keterampilan, kompetensi dan profesional di bidang perikanan, sehingga dapat menjadi tenaga kerja yang profesional baik sebagai pelaku utama muda modern maupun sebagai tenaga kerja pada dunia usaha di bidang perikanan dalam maupun luar negeri.

Sejak berdiri SUPMN ini sudah meluluskan 835 orang dengan persentase penyerapan 54,66 persen bekerja di perusahaan perikanan, 21,05 persen di pemerintahan, 14,05 persen berwiraswasta dan 10,24 persen dalam proses verifikasi data.

"Sebagai 'Center Of Excellent' SUPMN Kota Agung menitikberatkan pada industri jasa maritim yang menyediakan tenaga kerja di bidang nautika perikanan laut. Sekolah ini juga sebagai tempat uji kompetensi serta uji sertifikasi CPIB," katanya pula.

Tahun pelajaran 2014/2015 SUPMN ini telah meluluskan 121 siswa atau lulus 100 persen, dengan keahlian nautika perikanan laut (NPL) sebanyak 59 orang, dan keahlian teknologi budidaya perikanan sebanyak 62 orang.

Sebanyak 47 persen lulusan itu adalah anak dari pelaku utama perikanan, dengan lulusan terbaik adalah M Karel Baharudin AW dari Jurusan Teknologi Budidaya Perikanan.

Pada tahun ini sebanyak 39 lulusan terpaksa tidak bisa mengikuti wisuda karena sudah bekerja di luar negeri. Program tersebut bekerjasama dengan Korea.

Sebanyak 92 orang lulusan telah diterima bekerja di perusahaan, sisanya sedang proses rekrutmen.



Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026