
Madrasah Punya Kompetisi Sendiri

Sejak awal pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) pada 2002, Kemdikbud membuka kesempatan bagi semua siswa, termasuk siswa madrasah."
Jakarta, (ANTARA Lampung) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan Madrasah Ibtidaiyah (MI) mempunyai kompetisi sendiri yakni Kompetisi Sains Madrasah (KSM).
"Sejak awal pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) pada 2002, Kemdikbud membuka kesempatan bagi semua siswa, termasuk siswa madrasah," ujar Anies di Jakarta, Rabu.
Kemudian Kementerian Agama menyelenggarakan ajang kompetisi sendiri yakni KSM. Kemudian pada 2010 disepakati siswa madrasah akan mengikuti jalur KSM, sedangkan siswa sekolah umum mengikuti jalur OSN.
Mendikbud menjelaskan bahwa pihaknya melaksanakan kesepakatan bersama kedua kementerian tersebut, sehingga petunjuk teknis yang dibuat pun konsisten dan hanya mencantumkan sekolah umum serta tidak mencantumkan madrasah.
"Jika Kemenag menghendaki perubahan atas kesepakatan itu, kami selalu siap kapan pun menerima kembali keikutsertaan siswa madrasah dalam OSN." Termasuk juga dalam ajang lain seperti Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang Kemenag juga memiliki ajangnya sendiri yaitu Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma).
Anies menjelaskan yang perlu diperhatikan adalah kepentingan siswa.
"Kami tidak ada masalah bila OSN terbuka bagi semua. Kapan pun Kemenag ingin mendiskusikan kembali tentang kepesertaan OSN dan KSM, kami siap," imbuh dia.
Tiga MI di Jawa Tengah yang berhasil menjuarai OSN tidak bisa melanjutkan ke tingkat provinsi karena persoalan teknis.
Pewarta : Indriani
Editor:
Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
