Logo Header Antaranews Lampung

Polisi Urai Jalan Macet Menuju Objek Wisata

Sabtu, 2 Agustus 2014 20:05 WIB
Image Print
ILUSTRASI (Istimewa)
Puncak keramaian dipastikan mencapai puncaknya pada hari Minggu (3/8) karena hari terakhir masa libur dan cuti bersama Lebaran sebelum karyawan masuk kerja pada Senin (4/8)."

Bandarlampung, (ANTARA LAMPUNG) - Aparat kepolisian dari Polda Lampung dan Polresta/Polres setempat terus dikerahkan untuk mengamankan sekaligus mengurai jalan-jalan yang macet dan potensi macet di dekat objek-objek wisata setempat.

Hasil pemantauan di lapangan, Sabtu menunjukkan keberadaan anggota polisi khususnya polantas itu sudah ada sejak Lebaran hari kedua dan ketiga, namun terus ditambah jumlahnya sejak menjelang akhir pekan sesuai kebutuhan serta situasi dan kondisi di lapangan.

Titik-titik ruas jalan menuju dan kembali dari kawasan objek wisata pantai dan kebun binatang, kolam renang, pusat-pusat permainan anak-anak itu antara lain di jalan pertigaan Keteguhan Telukbertung Barat, pintuk masuk Pantai Mutun, dan Pantai Kelapa Rapet (Klara) di Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, wisata Lembah Hijau dan Bumi Kedaton Kota Bandarlampung.

Kemacetan di lokasi tersebut sudah terjadi sejak libur Idul Fitri 1435 H/2014 M hari ketiga (Rabu), dan terus meningkat sejak Jumat hingga Sabtu, diperkirakan akan mencapai puncaknya pada hari Minggu.

"Puncak keramaian dipastikan mencapai puncaknya pada hari Minggu (3/8) karena hari terakhir masa libur dan cuti bersama Lebaran sebelum karyawan masuk kerja pada Senin (4/8)," kata Anggota Polresta Bandarlampung.

Guna mencegah dan mengurai kemacetan di ruas-ruas jalan tadi, terdapat sedikitnya dua hingga lima sampai enam anggota polisi yang dilengkapi peralatan komunikasi.

Sesekali juga meluncur mobil patroli yang hilir-mudik guna mengurai kendaraan di titik yang macet agar melaju susuai jalur yang benar dari dua arah, tidak saling mendahului dari kedua arah sehingga menambah kemacetan.

Pemantauan di lapangan juga menunjukkan titik-titik jalan yang macet itu tidak saja di dekat objek wisata, tapi juga di rus-ruas jalan yang rusak atau berlubang cukup lebar dan dalam.

Hal itu misalnya terjadi di jalan dekat Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Lempasing, Kabupaten Pesawaran sekitar 15 Km dari Kota Bandarlampung.

Karena itu aparat kepolisian selain hadir di situ untuk memandu lalu lintas, petugas juga memasang pembatas di tengah jalan berwarna merah-putih mencolok dihubungkan dengan tali.

Sementara jalan negara antara Kota Bandarlampung menuju Pelabuhan Bakauheni di Kabupaten Lampung Selatan sejauh sekitar 100 Km, kerawanan dan kekhawatiran kemacetan di pintu keluar-masuk Pantai Taman Hiburan Rakyat (THR) Pasir Putih di perbatasan Kota Bandarlampung-Lampung Selatan.

Guna mengetahui dan memantau sekaligus mengatasi titik-titik jalan yang rawan kemacetan baik di jalur arus balik pemudik dan pusat-pusat perbelanjaan, pasar, dan objek wisata, Polda Lampung juga memantau lewat udara menggunakan helikopter.

Hasil pantauan di sepanjang jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Kota Bandarlampung-Bakauheni pada Sabtu siang hingga petang, kepadatan kendaraan pemudik, bis, sepeda motor didominasi yang menuju arah Selatan, atau ke arah Pulau Jawa, sedangkan ke Utara ramai lancar.

Puncak arus balik Pemudik Idul Fitri 1435 H diperkirakan terjadi pada hari Minggu (3/8).




Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026