Logo Header Antaranews Lampung

Neymar Ingin Messi Kalahkan Jerman

Jumat, 11 Juli 2014 10:48 WIB
Image Print
Neymar dan Messi. (Dokumentasi Pribadi)
Sejarah Messi dalam olahraga amat penting dan ia sudah memenangkan banyak piala dan saya akan bersorak mendukungnya,"

Teresopolis, Brazil, 11/7 (Antara/AFP) - Pemain kondang Brazil Neymar mengatakan Kamis, ia ingin Argentina dan Lionel Messi memenangi pertandingan final Piala Dunia 2014 lawan Jerman.

Pada temu pers yang berlangsung emosional, Neymar mengeluarkan air mata karena merasa tantangan mereka sudah habis, sementara ia menghadapi tantangan lain berupa cedera pada punggungnya yang dikhawatirkan akan membuatnya tidak berdaya.

Karena impian Brazil untuk meraih gelar keenam Piala Dunia sudah kandas karena kalah 1-7 atas Jerman, Neymar mengatakan ia ingin agar teman setimnya Messi berhasil mengangkat piala itu usai bermain lawan Jerman, Minggu.

"Sejarah Messi dalam olahraga amat penting dan ia sudah memenangkan banyak piala dan saya akan bersorak mendukungnya," kata Neymar dalam temu pers.

"Ia teman saya, ia teman setim saya, saya ingin ia mendapat keberuntungan," katanya.

Neymar keluar dari pertandingan Piala Dunia, setelah pemain bertahan dari Kolombia Juan Camilo Zuniga mengasarinya di perempat final sehingga ia mengalami cedera pada tulang punggungnya.

Pemain sepak bola itu menghapus air matanya setelah mengungkapkan bahwa ia khawatir cedera pada tulang punggungnya itu menyebabkan ia menjadi lumpuh.

"Saya amat sedih saat ini, karena saya khawatir saya akan duduk di kursi roda. Jadi saat ini saya merasa amat sulit," katanya.

"Itu terjadi pada saat momen penting dalam kelanjutan karir saya," katanya.

"Saya tidak dapat menerima ini. Ini amat menantang dan apa yang sudah terjadi tidak dapat diterima begitu saya," tambahnya.

"Saya tidak dapat mengatakan apakah ini karena kedengkian, karena saya tidak dapat berbicara dengan dia. Tapi setiap orang yang mengerti tentang sepak bola akan tahu bahwa kejadian itu tidak normal," katanya.

"Ketika seseorang menyerang dari belakang, saya tidak dapat melakukan apa-apa. Saya tidak memiliki kekuatan untuk menghindarinya dan ini berakhir sangat menyakitkan," ujarnya.

FIFA memutuskan tidak melakukan tindakan apa-apa dengan Zuniga kendati Neymar tidak dapat turun lapangan selama beberapa minggu.

Brazil kandas lawan Jerman tanpa diperkuat Neymar dan kapten yang lagi dihukum Thiago Silva.



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026