Logo Header Antaranews Lampung

Bagus ! Harga Lada Naik

Sabtu, 10 Agustus 2013 12:17 WIB
Image Print
Pekebun memanen buah lada di kebunnya yang berada di Karangagung, Blambangan Umpu, Waykanan, Lampung. Sebagian pekebun setempat mengatakan produksi lada cenderung membaik (FOTO ANTARA LAMPUNG/Gatot Arifianto)

Waykanan (Antara Lampung) - Harga lada hitam di Kabupaten Waykanan Provinsi Lampung membaik sehubungan mengalami peningkatan harga Rp3.000 untuk setiap satu kilogram dari pekan sebelumnya.

"Panen lada sudah hampir selesai, saat ini harganya pada kisaran Rp57.000 per kilogram," ujar petani lada dari Kampung Negeriujan Mas, Kecamatan Gununglabuhan, Mutamar, di Waykanan yang berada sekitar 220 km sebelah utara Kota Bandarlampung, Sabtu.

Pada pekan sebelumnya, harga lada di "Bumi Petani" itu kisaran Rp54.000 per kilogram sehingga sebagian petani setempat belum berminat menjual seluruh hasil panen ladanya karena harga itu masih rendah.

Harga tersebut, demikian Mutamar menambahkan, cenderung membaik, tahun 2011 maksimal harga lada sebesar Rp30.000 per kilogram, lalu pada 2012 antara Rp41.000 per kilogram hingga Rp51.000 per kilogram.

Tahun 2012, Pemerintah Kabupaten Waykanan bertekad menjadikan daerah itu sebagai penghasil lada utama di Provinsi Lampung dengan melaksanakan program Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SL-PHT) bagi sejumlah kelompok tani setempat.

"Kopi dan lada diharapkan menjadi ikon Waykanan dengan adanya SL-PHT," kata Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Waykanan Leaderwan.



Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026