
Bali Tuan Rumah PON, Utamakan Pelayanan

Kita akan membuat pembukaan PON yang sederhana tetap meriah dan semua pihak bisa menyaksikan dengan aman."
Denpasar (ANTARA) - Bali bisa menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 akan lebih mengutamakan pelayanan agar atlet bisa bertanding dengan nyaman dan aman sehingga muncul juara sesungguhnya.
Juri dan wasit yang memimpin pertandingan juga merasakan hal yang sama, sehingga pertandingan berjalan sesuai harapan semua pihak, kata Ketua Umum KONI Bali Drs Made Nariana di Denpasar Minggu.
Ia di hadapan peserta musyawarah KONI Denpasar mengungkapkan bahwa, Bali lebih mengutamakan pelayanan, dari pada menginginkan menjadi juara umum, sebab kesan baik itu akan menjadi kenangan semua pihak seumur hidup.
Selain atlet, pelatih juga keluarganya yang menginginkan melakukan perjalanan wisata untuk bisa menikmati seni budaya Bali bisa diantarkan, sesuai keinginanya sehingga mereka senang selama berada di Pulau Dewata, harap Nariana.
Oleh sebab itu, Ketua Umum KONI Nariana yang didukung Pemerintah Provinsi Bali yakni Gubernur Made Mangku Pastika akan berjuang keras agar Bali sebagai tuan rumah PON 2020 menjadi kenyataan.
Ia mengakui, banyak provinsi yang berkeinginan menjadi tuan rumah PON 2020, seperti halnya Aceh, Medan termasuk Nusa Tenggara Barat (NTB), dapat diyakini perwakilan KONI Provinsi akan memilih Bali.
Bali pada acara pembukaannya akan tampil beda dari pada pembukaan PON selama ini di luar Jawa, akan dirancang agar semua atlet bisa ambil bagian dan beratraksi dalam pawai, kemudian lewat di depan undangan VIP.
Semua atlet dari seluruh provinsi bisa ambil bagain dan masyarakat bisa menyaksikan pawai dengan aman dan nyaman di sepanjang jalan yang akan dilewati perserta dengan jalur yang dibuat sedemikian rupa.
Cara itu sudah sering berlangsung pada pelaksanaan pawai budaya Pesta Kesenian Bali yang digelar setiap tahun, presiden, menteri, para wakil rakyat termasuk semua lapiran masyarakat bisa menyaksikan dengan baik.
"Kita akan membuat pembukaan PON yang sederhana tetap meriah dan semua pihak bisa menyaksikan dengan aman," kata Nariana sambil menyebutkan, perjuangan itu juga mendapat doa dan dukungan masyarakat Bali. (ANTARA).
Pewarta :
Editor:
M. Tohamaksun
COPYRIGHT © ANTARA 2026
