
Impor Dikekang, Harga Sapi Lokal Naik

Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Sejumlah pembudidaya ternak sapi lokal di Lampung, Rabu, mengaku diuntungkan dengan adanya kebijakan pemerintah yang membatasi pengimporan hewan tersebut.
Menurut Darno (56), agen sekaligus pembudidaya ternak sapi, kerbau dan kambing, kenaikan harga sapi lokal dalam enam bulan terakhir mencapai Rp1 juta per ekor.
"Permintaan terhadap sapi lokal belakangan juga terus meningkat dari pedagang daging," katanya.
Ia mengaku pada hari biasa, dalam sebulan dirinya mampu melayani permintaan konsumen sebanyak 30 ekor.
Sebelum ada pembatasan peredaran sapi impor, ia hanya mampu menjual sapi lokal beberapa ekor dalam sehari.
Sementara itu, pedagang daging di pasar tradisional mengeluhkan harga daging yang cenderung tinggi.
"Biasanya, setelah Lebaran, harga daging menurun, tapi kali ini penurunnya tidak banyak, sekitar Rp15 ribu sampai Rp10 ribu," kata Zul (28), pedagang daging sapi di Pasar Smep Bandarlampung.
Harga daging saat ini berkisar antara Rp80 ribu hingga Rp85 ribu/kg, bahkan Rp90 ribu/kg untuk daging jenis super.
Pewarta :
Editor:
Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
