Logo Header Antaranews Lampung

Wah ! Mahasiswa Harvard Juga Menyontek

Jumat, 31 Agustus 2012 10:39 WIB
Image Print
Harvard University (http://en.wikipedia.org)

New York (ANTARA/Reuters) - Ternyata bukan hanya di Indonesia, mahasiswa di Amerika Serikat juga melakukan praktik curang, yakni menyontek.

Harvard University menyelidiki dugaan bahwa sebanyak 125 mahasiswa tingkat sarjana menyontek dalam ujian akhir yang soalnya boleh dibawa pulang pada musim semi, kata para pejabat perguruan tinggi itu, Kamis (30/8).

Mereka mengungkapkan apa yang bisa menjadi skandal kecurangan terbesar dalam sejarah belakangan ini.

"Dugaan ini, jika terbukti, benar-benar merupakan tindakan yang tak bisa diterima yang merusak kepercayaan pada menjadi gantungan penyelidikan intelektual di Harvard," kata Rektor Harvard University Drew Faust di dalam satu pernyataan.

Dugaan tersebut mencuat pada musim semi, saat seorang instruktur menemukan kesamaan antar-tes.

Kasus itu akan dikaji oleh Dewan Administratif Harvard College, yang bertanggung-jawab menangani pelanggaran terhadap peraturan perguruan tinggi, demikian laporan Reuters --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Jumat pagi. Mahasiswa yang terbukti bersalah dapat menghadapi hukuman seperti diskors selama satu tahun dari universitas tersebut, yang termasuk paling bergensi di Ameriak Serikat.

"Ketidak-jujuran akademis tak dapat dan takkan ditolerir di Harvard," kata Michael D. Smith, Dekan Fakultas Seni dan Sains.

Smith tak menyebutkan pada mata pelajaran apa mahasiswa berbuat curang. Hukum privasi federal menghalangi universitas menyebutkan nama mahasiswa yang terlibat, kata perguruan tinggi itu.



Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026