
Arus Mudik Ke Jawa Berkurang

Bakauheni (ANTARA LAMPUNG)- Arus mudik dari Sumatera ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung, mulai berkurang pada H-2 atau dua haru sebelum Lebaran, sehingga tidak ada antrean panjang kendaraan di pelabuhan penyeberangan itu.
Berdasarkan pantauan di sejumlah dermaga dan loket penjualan tiket di Pelabuhan Bakauheni, Jumat sore, arus penumpang dari Bakauheni ke Pelabuhan Merak Banten jauh lebih sedikit dibandingkan arus penumpang dari Jawa ke Sumatera.
Menurut sejumlah petugas loket penjualan tiket kapal feri, jumlah pemudik tujuan Pulau Jawa nyaris tidak berbeda dengan jumlah penumpang feri pada hari Sabtu dan Minggu.
"Mulai pagi pukul 08.00 WIB sampai sore ini, jumlah penumpang yang membeli tiket di loket ini hanya sekitar 820 orang. Nyaris tidak ada perbedaan jumlah penumpang dibandingkan hari biasa," kata Agus, petugas loket setempat.
Pelabuhan Bakauheni mengoperasikan 8 tiket penjualan tiket untuk pejalan kaki, sementara loket penjualan tiket untuk kendaraan bermotor ada enam, termasuk satu loket darurat.
Sementara jumlah kapal feri yang dioperasikan ada 30. Tujuh kapal lainnya sedang menjalani perawatan rutin dan tiga kapal feri lainnya rusak.
Jumlah dermaga yang dioperasikan untuk menghadapi arus mudik ini mencapai 6, termasuk satu dermaga yang digunakan jika arus kendaraan membeludak.
Sementara itu, arus pemudik dari Jawa di Pelabuhan Bakauheni tetap padat mulai Kamis malam hingga Jumat sore ini.
Setiap kapal feri asal Pelabuhan Merak yang tiba di Pelabuhan Bakauheni, selalu sesak dengan penumpang dan kendaraan.
Diperkirakan arus mudik dari Merak masih tetap padat hingga Sabtu dini hari di Pelabuhan Bakauheni, terutama penumpang pejalan kaki.
Pewarta :
Editor:
Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
