
Organ Harimau Tetap Diperdagangkan

Jambi (ANTARA LAMPUNG)- Petugas Patroli Harimau Sumatera (PHS) mengungkapkan pasar gelap perdagangan organ tubuh harimau Sumatera di Jambi hingga kini masih terus berlangsung.
"Tak dapat dipungkiri, pasar gelap perdagangan organ tubuh harimau sumatera masih terus berlangsung. Dengan adanya operasi rutin, memang dapat mempersempit ruang gerak pemburu dan pedagang," kata petugas investigasi PHS-TNKS, Khairyadi Heri di Jambi, Jumat.
Dikatakan dia, sebagai petugas lapangan pihak polhut dan sukarelawan PHS hanya bisa menyentuh level paling dasar yakni peretasan pada tataran pemburu, pengumpul dan penyalur yang termasuk kelas menengah; sementara level elit sebagai penampung atau pedagang tingkat akhir sama sekali tidak tersentuh.
Lebih jauh dikatakannya, PHS sampai saat ini hanya bisa menyentuh kalangan level 1, 2 dan 3 yakni pemburu dan penadah pertama, sementara pada level berikutnya 4, 5 dan 6 sama sekali tak bisa disentuh PHS karena informasi mengenai jaringan perdagangan pasar gelap tersebut terputus di level 3, yakni para oknum yang bertindak sebagai pelindung.
"Di level 3 tak dapat dipungkiri telah terbukti semuanya melibatkan oknum-oknum di pemerintahan dan aparat keamanan, bahkan dari kehutanan sendiri," katanya.
Pewarta :
Editor:
Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
