Logo Header Antaranews Lampung

Anak Badak "Andatu" Diusulkan Dapat Gelar

Rabu, 27 Juni 2012 07:09 WIB
Image Print
Anak badak jantan "Andatu" yang baru dilahirkan bersama induknya, "Ratu", di Suaka Rhino Sumatera Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung. (Sukatmoko/Humas Balai TNWK)

Lampung Timur (ANTARA LAMPUNG) - Tokoh-tokoh Lampung mengusulkan anak badak yang bernama "Andatu" mendapatkan gelar adat Lampung "Paksi Sukadano".

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Lampung Timur Edwin Bangsaratu menyampaikan hal itu dalam konferensi pers antara pihak Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) dengan sejumlah media massa, di Sukadana, Lampung Timur, kemarin.

"Kelahiran Andatu merupakan tonggak awal sejarah bagi Lampung, kami berharap gelar adat itu bisa dimasukkan pada nama belakang Andatu," kata dia.

Dia menjelaskan gelar "Paksi Sukadano" itu berarti penjaga kampung Sukadana, mengingat "Andatu" dalam proses persalinannya terjadi di Bumi Sukadana, Lampung Timur.

"Bila perlu kami akan luangkan waktu untuk prosesi adat tersebut sebagai bentuk rasa syukur kami terhadap kelahiran anak badak di Lampung," ujar dia.

Namun demikian, tim konservasi nasional belum menyatakan persetujuan terkait usulan tersebut, mengingat pembiayaan proses penangkaran badak tersebut sebagian besar menggunakan dana internasional yang tergabung dalam International Rhino Foundation (IRF).

"Andatu" adalah anak badak jantan bercula dua (Dicerorhinus sumatrensis) dari induk jantan "Andalas" yang didatangkan dari Amerika Serikat, dan induk betina, "Ratu" yang berada di penangkaran Suaka Rhino Sumatera (SRS) Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Lampung Timur.

Kini SRS TNWK dikelola Yayasan Badak Indonesia (YABI) dengan dukungan dari sejumlah lembaga internasional bernaung di bawah IRF, dan dikoordinasikan oleh Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA).



Pewarta :
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2026