Logo Header Antaranews Lampung

Awas Flu Burung, Bersihkan Kandang

Rabu, 21 Desember 2011 13:25 WIB
Image Print
Penanganan Flu Burung (FOTO ANTARA/Lucky)
Masyarakat segera melapor apabila terjadi kematian unggas mendadak; segera membakarnya, kemudian menguburnya; sehingga tidak menular ke manusia dan unggas lainnya

Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Kepala Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan dan Kehutanan Kota Bandarlampung, Agustini, meminta seluruh elemen masyarakat khususnya mereka yang memiliki ternak harus senantiasa menjaga kebersihan kandang guna mengantisipasi penularan flu burung (AI) di kota itu.

"Warga harus bisa melakukan pembersihan kandang unggas setiap hari, dan salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menyiramkan air sabun sisa mencuci pakaian guna menekan perkembangan virus Avian Influenza (AI)," ujar dia, di Bandarlampung, Rabu.

Menurutnya, virus Avian Influenza (AI) atau flu burung sifatnya bisa menular kepada manusia atau sebaliknya (zoonosis) sehingga perlu adanya pengawasan yang intensif sehingga tidak ada kasus penyebaran tersebut.

"Apabila masyarakat memiliki peliharaan unggas agar kandangnya dibersihkan dengan desinfektan dan bisa juga membersihkan dengan mengunakan air sabun serta masyarakat yang memiliki unggas untuk dapat dikandangkan," ujarnya menerangkan.

Ia menambahkan, pihak dinas melalui tim reaksi cepat penanganan flu burung atau PDSR akan selalu siaga dan terus meningkatkan penyuluhan guna mengantisipasi penyebaran virus tersebut.

"Sudah beberapa bulan ini kasus penularan flu burung tidak ada, namun pihaknya terus melakukan sosialisasi hingga ke seluruh daerah," ujarnya menerangkan.

Sebelumnya, ia melanjutkan, sekitar dua bulan lalu ada kasus penularan tetapi sudah dapat ditangani karena penularan penyakit itu masih ada yang suspect (dugaan).

"Biasanya setiap awal turun hujan akan mengalami peningkatan munculnya penyakit tersebut menyerang unggas sehingga perlu pengawasan," kata dia.

Ia menambahkan, semakin gencarnya pengawasan dan sosialisasi terhadap antisipasi penyebaran virus itu, diharapkan tidak menyebar kepada manusia.

Agustini melanjutkan, masyarakat agar dapat saling berkoordinasi dengan dinas atau instansi terkait apabila terdapat penularan segera dilaporkan supaya segera ditangani.

"Kesadaran masyarakat harus lebih ditingkatkan lagi sehingga penyebaran virus flu burung tidak akan terjadi di kota ini," ujar kepala dinas itu.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membuang bangkai atau unggas mati di sembarang tempat karena dapat menyebabkan penularan virus AI ke daerah lain.

"Jadi, sebaiknya masyarakat segera melapor apabila terjadi kematian unggas mendadak serta sesegera mungkin membakar kemudian menguburnya sehingga tidak menular ke unggas lainnya bahkan ke manusia," kata dia.



Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026