
Warga Lampung Selatan Sukai Sapi Lokal

Pembeli lebih meminati jenis sapi lokal menjelang Idul Adha 1432 Hijriyah,".
Kalianda (ANTARA LAMPUNG) - Sejumlah warga Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung lebih menyukai sapi lokal alami dibandingkan dengan sapi hasil inseminasi buatan untuk kurban menjelang hari Idul Adha 1432 Hijriyah.
"Inseminasi menghasilkan sapi keturunan impor yang memiliki ukuran lebih kecil dan tekstur daging berbeda dengan sapi lokal," kata Saiman pedagang musiman hewan kurban di Desa Lematang Kecamatan Tanjungbintang, Senin (31/10).
Ia menjelaskan, saat ini cukup kesulitan mendapatkan sapi jantan lokal untuk kurban karena sebagian besar peternak telah menggunakan inseminasi buatan dari sperma sapi impor.
"Pembeli lebih meminati jenis sapi lokal menjelang Idul Adha 1432 Hijriyah," katanya.
Kemudian, mengenai harga, sapi lokal memang lebih mahal namun lebih banyak terjual dibanding sapi yang bisanya di sebut sapi "bule" oleh masyarakat itu.
Menurutnya, sebagian besar peternak telah banyak mengikuti program inseminasi buatan sehingga pedagang kesulitan mendapatkannya akibat program inseminasi menyeluruh tersebut.
(ANTARA).
Pewarta :
Editor:
Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
