Logo Header Antaranews Lampung

Lima Pembobol Brankas Masih Buron

Selasa, 19 Juli 2011 12:30 WIB
Image Print
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih. (Foto ANTARA/M.Tohamaksun).
Pengejaran di sekitar wilayah Lampung dan di beberapa titik luar Lampung,"

Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Tim gabungan bentukan Polda Lampung dan Polresta Bandarlampung masih melakukan pengejaran terhadap lima pelaku lainnya pembobolan brankas Kantor Pegadaian Unit Sukarame, pascapenangkapan tiga anggota sindikat tersebut akhir pekan lalu.

"Kami masih melakukan pengejaran di sekitar wilayah Lampung dan di beberapa titik luar Lampung yang diduga kuat menjadi tempat persembunyian mereka," kata Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih, di Bandarlampung, Selasa.

Menurut dia, ada lima tim yang khusus menangani pengejaran sindikat tersebut, karena berdasarkan pengembangan penyidikan, mereka juga melakukan beberapa aksi yang sama di tempat lain.

Sebelumnya, Kapolda Lampung Brigjen Sulistyo Ishak menerangkan, sindikat tersebut melakukan pencurian dengan kekerasan sedikitnya pada delapan TKP di Lampung dengan modus operandi yang sama, membobol brankas menggunakan mesin las.

Terkait aksi tersebut, polisi menambah jumlah tim yang melakukan pengejaran dari dua menjadi lima tim.

"Dua tim khusus untuk menelusuri berdasar bukti dan fakta dari pembobolan di Kantor Pegadaian Unit Sukarame, sedang sisanya dari TKP lain," kata dia.

Hasil sementara pengejaran tersebut, polisi berhasil menangkap tiga diantara pelaku.

Ketiganya diringkus di tiga daerah yang berbeda, yaitu Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung Utara.

Ketiganya masing-masing berinisial SL, DD, YS, dan berhasil ditangkap oleh tim gabungan dalam tempo waktu delapan hari setelah kejadian.

Polisi juga menyita senjata api rakitan dari gerombolan tersebut sebanyak dua buah jenis colt 38 plus sembilan amunisi.

Mereka juga melakukan aksi yang sama di tujuh lokasi lain, dua diantaranya juga di Pegadaian unit Lampung Utara dan Lampung Timur.

Tujuh lokasi lainnya adalah Kantor Pegadaian Unit Jepara Lampung Timur, Kantor Unit Pegadaian Pasar Sentral Lampung Utara, Kampus STKIP Lampung Utara, dan Master Data Komputer Bandarlampung.

Kemudian aksi mereka juga dilakukan di counter seluler Lampung Utara, BRI cabang Sukadana Lampung Timur, dan tower pemancar Telkomsel di Desa Banjarnegeri kecamatan Muara Sungkai Kabupaten Lampung Utara.

Sindikat yang berjumlah sepuluh orang itu juga melakukan aksinya di beberapa daerah lain, yaitu Riau, Jambi, dan Jakarta.

Sebelumnya, sebanyak enam pencuri membobol Kantor Unit Pegadaian Sukarame, di Jalan Pulau Legundi Sukarame pada Selasa (6/7) sekitar pukul 04.00 WIB.

Mereka membawa kabur aneka perhiasan bernilai sekitar Rp 2,8 miliar, dan uang Rp 64,8 juta setelah membobol brankas.

Salah satu dari mereka menggunakan senjata api, kabur mengendarai dua unit mobil, yakni Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia.

Sebelum beraksi, para pelaku lebih dulu melumpuhkan Yopi Suhaili (25), petugas satpam kantor yang tengah bertugas saat itu.

Sebelum menggasak 765 item jaminan perhiasan emas milik nasabah, perampok yang beraksi sekitar 30 menit, mereka juga mengikat seorang warga bernama Hi Hanafi (40), yang kebetulan lewat lokasi saat menuju masjid untuk melaksanakan salat subuh.

(Ant)



Pewarta :
Editor: M. Tohamaksun
COPYRIGHT © ANTARA 2026