Bandarlampung (ANTARA) - General Manager Bandara Internasional Radin Inten II Kiki Eprina Arieanti mengatakan pemberian diskon tiket pesawat selama periode angkutan Lebaran 2026 telah menjadi stimulus untuk meningkatkan jumlah penumpang.

"Tentunya pemberian diskon tiket pesawat yang diberikan pemerintah ini menjadi stimulus kepada kami dalam meningkatkan pergerakan penumpang," ujar General Manager Bandara Internasional Radin Inten II Kiki Eprina Arieanti di Bandarlampung, Selasa.

Ia memastikan, selain pemberian diskon tiket pesawat, insentif diskon passenger service charge (PCS) atau biaya pelayanan penumpang pesawat sebanyak 50 persen yang diberikan pemerintah juga membantu kenaikan jumlah penumpang selama angkutan Lebaran 2026.

"Program diskon passenger service charge sebesar 50 persen ini, dilakukan sebagai upaya dan langkah keikutsertaan pengelola bandar udara dalam menyukseskan program pemerintah selama angkutan Lebaran 2026," ucap dia.

Kiki mengharapkan pemberian insentif di sektor transportasi udara selama masa angkutan Lebaran 2026 hingga 30 Maret 2026 dapat menarik minat masyarakat untuk berpergian dengan menggunakan pesawat terbang.

"Harapannya penerbangan dapat semakin ramai dengan diberikannya diskon ini," tambahnya.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan stimulus berupa diskon tiket pesawat hingga 18 persen untuk periode mudik Lebaran 2026 bagi masyarakat yang menggunakan moda transportasi udara.

Kebijakan tersebut dilaksanakan untuk membantu masyarakat mendapatkan harga tiket pesawat yang terjangkau untuk pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Baca juga: Bandara Radin Inten layani 64 penerbangan ekstra selama Lebaran 2026

Baca juga: Bandara Radin Inten prediksi 5.100 penumpang di puncak arus mudik Lebaran

Baca juga: Pergerakan penumpang Bandara Radin Inten diprediksi capai 81.797 orang selama Lebaran