Bandarlampung (ANTARA) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI Region 5 Bandarlampung mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap maraknya modus penipuan digital yang memanfaatkan tautan palsu (phishing link).
Salah satu modus yang sering ditemui ialah penyebaran tautan palsu melalui pesan singkat, email, atau media sosial. Tautan tersebut biasanya mengarahkan pengguna ke situs tiruan yang menyerupai laman resmi perbankan.
RCEO BRI Region 5 Bandarlampung Bernadi Kurniawan dalam pernyataan menyampaikan bahwa aspek keamanan merupakan fokus utama dalam pengembangan layanan digital BRI.
"Bagi BRI, keamanan dan kenyamanan dalam layanan digital merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Keduanya saling melengkapi dan menjadi dasar utama dalam membangun serta menjaga kepercayaan nasabah,” ujarnya, Kamis.
BRI juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan yang mencatut nama institusi resmi. Pesan semacam itu sering kali didesain menyerupai komunikasi resmi bank, lengkap dengan logo dan bahasa formal, namun disisipi tautan berbahaya yang mengarahkan ke situs palsu.
Untuk melindungi diri, BRI mengimbau nasabah agar selalu memanfaatkan fitur keamanan digital, seperti:
1. Autentifikasi biometrik;
2. Verifikasi dua langkah;
3. Pembaruan aplikasi secara berkala; serta
4. Aktivasi notifikasi transaksi.
Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari penguatan kontrol yang dapat membantu nasabah menghadapi risiko kejahatan digital.
Lebih lanjut, Bernadi Kurniawan menegaskan bahwa terciptanya layanan digital yang aman merupakan hasil dari kolaborasi antara BRI dan nasabah.
"Nasabah memegang peran penting dalam menjaga keamanan transaksi dengan tetap waspada terhadap potensi ancaman siber yang semakin berkembang,” katanya menegaskan.
Sebagai langkah antisipatif, masyarakat diimbau untuk mengakses layanan dan informasi resmi hanya melalui kanal resmi BRI, yaitu: www.bri.co.id, Instagram @bankbri_id, Facebook: BANK BRI, Twitter/X: @BANKBRI_ID, @promo_BRI, @kontakBRI dan TikTok: @bankbri_id.
Untuk kebutuhan layanan nasabah dapat menghubungi Contact BRI di 1500017 atau melalui asisten virtual SABRINA di WhatsApp 0812 1214 017.
Di tengah meningkatnya penggunaan layanan digital perbankan, pelaku kejahatan siber terus mengembangkan berbagai cara untuk mengelabui masyarakat dengan menyamarkan diri sebagai institusi resmi.
Di situs palsu itu, pelaku meminta data sensitif seperti user ID, PIN, OTP, password, atau informasi kartu. Jika korban mengisi data tersebut, pelaku dapat mengakses rekening dan melakukan transaksi tanpa sepengetahuan nasabah.
Baca juga: Pimpinan BRI Pringsewu apresiasi penanganan kasus korupsi dana nasabah
Baca juga: BRI Finance dan Kejari Bandarlampung sepakat perkuat sinergi lintas sektor
BRI Region 5 Bandarlampung imbau masyarakat waspada bahaya klik tautan palsu
Kamis, 13 November 2025 7:41 WIB
Ilustrasi - BRI Region 5 Bandarlampung imbau masyarakat waspada bahaya klik tautan palsu. ANTARA/HO
Pewarta : Emir Fajar Saputra
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BRI Region 5 Bandar Lampung tebar kebaikan melalui Program TJSL "Berbagi Bahagia"
13 March 2026 14:46 WIB
Giatkan inklusi keuangan digital, Bank Raya dorong optimalisasi program loyalitas pelanggan
16 January 2026 17:51 WIB
Paul Munster nilai pemain Bhayangkara kesulitan tampil di level tertinggi
30 December 2025 21:15 WIB
Terpopuler - Bandarlampung
Lihat Juga
Petugas pengamanan Rutan Bandarlampung perketat pengamanan jelang Idul Fitri
18 March 2026 10:26 WIB