DPC PDI Perjuangan Metro kampanyekan program Ganjar-Mahfud
Sabtu, 30 Desember 2023 17:15 WIB
Ketua DPC PDIP Metro Anna Morinda saat mengampanyekan program Capres dan Cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo - Mahfud MD. ANTARA/HO
Metro (ANTARA) - DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Metro, Lampung mengampanyekan program KTP Sakti yang digagas calon Presiden dan Wakil Presiden RI nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Kampanye tersebut dilakukan secara door to door dan serentak di lima kecamatan, di Kota Metro, Sabtu.
"Hari ini adalah kegiatan kampanye serentak seluruh Indonesia, untuk mensosialisasikan KTP Sakti yang merupakan program capres dan cawapres nomor urut 3 Bapak Ganjar dan Bapak Mahfud," kata Ketua DPC PDIP Metro Anna Morinda.
Dia menjelaskan, jika nantinya Ganjar-Mahfud terpilih memimpin Republik Indonesia, maka KTP merupakan kartu sakti yang dapat bermanfaat dalam banyak hal.
"Dalam kampanye ini kami mensosialisasikan, bantuan-bantuan pemerintah di masa yang akan datang, yang kalau hari ini terpisah-pisah dan tidak terintegrasi karena banyak kartu," ucapnya.
"Maka cukup menggunakan satu kartu yang hari ini kartunya sudah ada di tangan masyarakat yaitu KTP. Kita namakan dengan program KTP Sakti dengan menambahkan manfaat yang dapat diterima masyarakat," katanya pula.
Anna menuturkan, sejumlah manfaat yang bakal dirasakan masyarakat pemilik KTP Sakti di Indonesia yaitu sebagai kartu pra Sejahtera Kartu Indonesia pintar, kartu Indonesia sehat bantuan petani, nelayan dan lainnya.
"Jadi cukup menunjukkan satu identitas saja yaitu KTP," katanya lagi.
Mantan Wakil Ketua I DPRD Kota Metro tersebut juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas antusias dan respon baik dari masyarakat.
"Alhamdulillah masyarakat merespon sangat gembira ya dengan adanya kabar program Ganjar-Mahfud dengan KTP saktinya. Mereka sangat berharap karena selama ini mungkin ada keluarga pra sejahtera, yang mendapat bantuan langsung tunai tapi mereka memiliki anak pelajar yang tidak tercover kartu Indonesia pintarnya," ujarnya.
Ia berharap, KTP nantinya dapat benar-benar menjadi identitas utama dalam mengakses seluruh pelayanan pemerintah.
"Dengan satu identitas kita berharap seluruh hak-hak yang dapat diterima oleh masyarakat sebagai warga negara, dapat diselesaikan dengan satu ID," ujarnya lagi.
Anna menambahkan, seluruh kader PDI Perjuangan telah mengetuk pintu-pintu rumah masyarakat Metro.
"Kami bergerak dari pintu ke pintu dengan seluruh Caleg di Kota Metro dan didampingi oleh ranting serta PAC untuk mensosialisasikan tentang program KTP Sakti Ganjar-Mahfud nomor 3," katanya menegaskan.
Baca juga: Survei FAPTI: Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud berpeluang ke putaran kedua
Baca juga: Survei : Pemilih basis Jokowi hengkang, elektabilitas Ganjar-Mahfud turun
Kampanye tersebut dilakukan secara door to door dan serentak di lima kecamatan, di Kota Metro, Sabtu.
"Hari ini adalah kegiatan kampanye serentak seluruh Indonesia, untuk mensosialisasikan KTP Sakti yang merupakan program capres dan cawapres nomor urut 3 Bapak Ganjar dan Bapak Mahfud," kata Ketua DPC PDIP Metro Anna Morinda.
Dia menjelaskan, jika nantinya Ganjar-Mahfud terpilih memimpin Republik Indonesia, maka KTP merupakan kartu sakti yang dapat bermanfaat dalam banyak hal.
"Dalam kampanye ini kami mensosialisasikan, bantuan-bantuan pemerintah di masa yang akan datang, yang kalau hari ini terpisah-pisah dan tidak terintegrasi karena banyak kartu," ucapnya.
"Maka cukup menggunakan satu kartu yang hari ini kartunya sudah ada di tangan masyarakat yaitu KTP. Kita namakan dengan program KTP Sakti dengan menambahkan manfaat yang dapat diterima masyarakat," katanya pula.
Anna menuturkan, sejumlah manfaat yang bakal dirasakan masyarakat pemilik KTP Sakti di Indonesia yaitu sebagai kartu pra Sejahtera Kartu Indonesia pintar, kartu Indonesia sehat bantuan petani, nelayan dan lainnya.
"Jadi cukup menunjukkan satu identitas saja yaitu KTP," katanya lagi.
Mantan Wakil Ketua I DPRD Kota Metro tersebut juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas antusias dan respon baik dari masyarakat.
"Alhamdulillah masyarakat merespon sangat gembira ya dengan adanya kabar program Ganjar-Mahfud dengan KTP saktinya. Mereka sangat berharap karena selama ini mungkin ada keluarga pra sejahtera, yang mendapat bantuan langsung tunai tapi mereka memiliki anak pelajar yang tidak tercover kartu Indonesia pintarnya," ujarnya.
Ia berharap, KTP nantinya dapat benar-benar menjadi identitas utama dalam mengakses seluruh pelayanan pemerintah.
"Dengan satu identitas kita berharap seluruh hak-hak yang dapat diterima oleh masyarakat sebagai warga negara, dapat diselesaikan dengan satu ID," ujarnya lagi.
Anna menambahkan, seluruh kader PDI Perjuangan telah mengetuk pintu-pintu rumah masyarakat Metro.
"Kami bergerak dari pintu ke pintu dengan seluruh Caleg di Kota Metro dan didampingi oleh ranting serta PAC untuk mensosialisasikan tentang program KTP Sakti Ganjar-Mahfud nomor 3," katanya menegaskan.
Baca juga: Survei FAPTI: Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud berpeluang ke putaran kedua
Baca juga: Survei : Pemilih basis Jokowi hengkang, elektabilitas Ganjar-Mahfud turun
Pewarta : Hendra Kurniawan
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mahfud mendorong KPU audit digital forensik lewat lembaga independen
21 February 2024 5:39 WIB, 2024
Empat hari tak berkomunikasi dengan Ganjar, Mahfud: Saya sedang umroh
17 February 2024 17:40 WIB, 2024
Terpopuler - Kota Metro
Lihat Juga
Gagalkan penyelundupan narkoba, dua Srikandi Lapas Metro terima penghargaan
22 January 2026 19:40 WIB
Gagalkan penyelundupan narkoba, petugas Lapas Metro terima penghargaan khusus
21 January 2026 17:46 WIB
Petugas Lapas Metro gagalkan penyelundupan narkotika yang dibawa keluarga narapidana
20 January 2026 17:16 WIB
Perokris PLN Lampung gelar ibadah dan bakti sosial di Wisma Kasih Sejati Metro
13 January 2026 19:10 WIB
Y-Dash, layanan mentoring wirausaha Disporapar Metro untuk tekan pengangguran
18 December 2025 19:06 WIB
Melalui program Kompak, Satpol PP Metro perkuat peran masyarakat tanggulangi kebakaran
18 December 2025 18:35 WIB
Ramp cek di Terminal Mulyojati Metro Lampung, 8 kendaraan tak layak jalan
16 December 2025 16:52 WIB