Korlantas dan Jasa Raharja bantu penyintas lakalantas
Jumat, 15 Desember 2023 22:21 WIB
Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas) bersama Jasa Raharja memberikan bantuan kaki palsu, kursi roda, dan tongkat siku untuk korban kecelakaan lalu lintas dalam acara "Retrospeksi Korban Kecelakaan Lalu Lintas" di Taman Lalu Lintas Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (5/12/2023). ANTARA/Suci Nurhaliza
Jakarta (ANTARA) - Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas) bersama Jasa Raharja memberikan bantuan berupa 10 kaki palsu, 10 kursi roda, dan 10 tongkat siku untuk para penyintas kecelakaan lalu lintas (lakalantas).
Plt Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Brigjen Aan Suhanan mengatakan bantuan tersebut dapat menjadi pengingat betapa dahsyatnya efek pasca kecelakaan lalu lintas sehingga masyarakat diminta lebih tertib berlalu lintas.
"Kita lihat para korban kecelakaan ada yang kehilangan kakinya, kehilangan pekerjaan. Kita bayangkan juga yang meninggal dunia, dia meninggalkan anak istrinya," kata Aan dalam acara "Retrospeksi Korban Kecelakaan Lalu Lintas" di Taman Lalu Lintas Cibubur, Jakarta Timur, Selasa.
Sementara itu, Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja Munadi menambahkan bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas para penyintas kecelakaan.
"Ini hanya secuil ikhtiar dari kami untuk memberikan harapan kepada warga negara yang membutuhkan," ujar Munadi.
Ke depan, Munadi juga berharap hal tersebut dapat menjadi contoh bagi lembaga-lembaga lain untuk bergotong royong memberikan bantuan kepada penyintas kecelakaan terutama di sektor pelayanan kesehatan guna membantu pemulihan.
"Kita berharap Indonesia bisa memberikan layanan kesehatan yang baik bagi korban kecelakaan, sehingga jangan sampai organ tubuh mereka ada yang berkurang sedikit pun," imbuh Munadi.
Dalam acara tersebut, turut hadir Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PDDI) DKI Jakarta Leindert Hermeinadi.
Pria yang akrab disapa Didi itu mengapresiasi bantuan Korlantas dan Jasa Raharja, yang diberikan berdekatan dengan Hari Disabilitas Internasional 3 Desember.
Bantuan tersebut, kata Didi, akan sangat membantu para penerima bantuan dalam beraktivitas. Apalagi, hampir sebagian besar penerima bantuan merupakan atlet.
"Yang hadir di sini, 70 persen adalah atlet disabilitas. Ada atlet basket, menembak, sampai sepak bola. Luar biasa, saya sangat gembira karena begitu besar pedulinya terhadap penyandang disabilitas," tutur Didi.
Plt Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Brigjen Aan Suhanan mengatakan bantuan tersebut dapat menjadi pengingat betapa dahsyatnya efek pasca kecelakaan lalu lintas sehingga masyarakat diminta lebih tertib berlalu lintas.
"Kita lihat para korban kecelakaan ada yang kehilangan kakinya, kehilangan pekerjaan. Kita bayangkan juga yang meninggal dunia, dia meninggalkan anak istrinya," kata Aan dalam acara "Retrospeksi Korban Kecelakaan Lalu Lintas" di Taman Lalu Lintas Cibubur, Jakarta Timur, Selasa.
Sementara itu, Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja Munadi menambahkan bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas para penyintas kecelakaan.
"Ini hanya secuil ikhtiar dari kami untuk memberikan harapan kepada warga negara yang membutuhkan," ujar Munadi.
Ke depan, Munadi juga berharap hal tersebut dapat menjadi contoh bagi lembaga-lembaga lain untuk bergotong royong memberikan bantuan kepada penyintas kecelakaan terutama di sektor pelayanan kesehatan guna membantu pemulihan.
"Kita berharap Indonesia bisa memberikan layanan kesehatan yang baik bagi korban kecelakaan, sehingga jangan sampai organ tubuh mereka ada yang berkurang sedikit pun," imbuh Munadi.
Dalam acara tersebut, turut hadir Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PDDI) DKI Jakarta Leindert Hermeinadi.
Pria yang akrab disapa Didi itu mengapresiasi bantuan Korlantas dan Jasa Raharja, yang diberikan berdekatan dengan Hari Disabilitas Internasional 3 Desember.
Bantuan tersebut, kata Didi, akan sangat membantu para penerima bantuan dalam beraktivitas. Apalagi, hampir sebagian besar penerima bantuan merupakan atlet.
"Yang hadir di sini, 70 persen adalah atlet disabilitas. Ada atlet basket, menembak, sampai sepak bola. Luar biasa, saya sangat gembira karena begitu besar pedulinya terhadap penyandang disabilitas," tutur Didi.
Pewarta : Suci Nurhaliza
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pakar: Penempatan Polri di bawah Presiden desain final reformasi kelembagaan
13 January 2026 15:09 WIB
Dewan Pers apresiasi keterbukaan Polri dalam terima kritik dari masyarakat
31 December 2025 14:24 WIB
Pangdam XXI: Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Tanggamus capai 45 persen
24 December 2025 19:07 WIB
Terpopuler - Info Usaha
Lihat Juga
Mentan copot 192 pejabat dan 2.300 distributor pupuk yang ganggu produksi pertanian
07 January 2026 21:47 WIB