Anies-Muhaimin janji tak ubah kurikulum sekolah jika menang
Jumat, 8 Desember 2023 14:01 WIB
Calon Presiden dan Wakil Presiden dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan (kiri) dan Muhaimin Iskandar (kanan) mengumumkan sejumlah nama baru anggota Timnas AMIN di Jakarta, Selasa (21/11/2023). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU/aa
Jakarta (ANTARA) - Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) menyatakan bahwa pasangan calon (paslon) nomor urut 1 tidak akan mengubah kurikulum sekolah ketika nanti terpilih, namun semakin menguatkan sistem pendidikan.
"Jadi janji kami tidak ada pergantian kurikulum ketika nanti (AMIN) terpilih menjadi presiden," kata Juru Bicara Timnas AMIN Indra Charismiadji di Jakarta, Kamis.
Indra mengatakan bahwa ketika kurikulum sekolah diganti setiap ada pemimpin baru maka tidak efektif, apalagi setiap pergantian yang diubah hanya administrasinya saja.
Menurut dia, untuk itu paslon AMIN akan menggunakan kurikulum yang ada, namun lebih disempurnakan agar bisa diterapkan oleh semua guru di Indonesia.
"Sebab selama ini ketika ada pergantian kurikulum yang ganti hanya administrasinya saja, kontennya atau isinya masih tetap sama," ujarnya.
Baca juga: Dewan Pakar Timnas AMIN: Debat capres-cawapres harus gunakan Bahasa Indonesia
Selain itu, AMIN juga tidak ingin memberatkan administrasi guru akan lebih dipermudah, karena mereka buka birokrat yang harus memikirkan laporan.
Dengan mudahnya administrasi lanjut Indra, diharapkan waktu untuk mendidik peserta didik lebih banyak sehingga kualitas pendidikan semakin baik.
Indra menambahkan bahwa nantinya para guru juga diberikan pelatihan yang mumpuni oleh para pengajar yang memang dipersiapkan untuk melatih mereka.
"Guru-guru ini akan diberdayakan dengan pelatihan yang mumpuni. Jadi tidak adalagi pelatihan guru dilatih guru, apalagi pihak penerbit melatih guru. Harus teacher trainer, kalau sekarang guru ngelatih guru maka muridnya ditinggal karena melatih guru lain," katanya.
KPU RI telah menetapkan tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden sebagai peserta Pilpres 2024, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.
KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.
Baca juga: Sambutan meriah untuk Ganjar di Jakarta
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Anies-Muhaimin janji tidak ubah kurikulum sekolah jika menang
"Jadi janji kami tidak ada pergantian kurikulum ketika nanti (AMIN) terpilih menjadi presiden," kata Juru Bicara Timnas AMIN Indra Charismiadji di Jakarta, Kamis.
Indra mengatakan bahwa ketika kurikulum sekolah diganti setiap ada pemimpin baru maka tidak efektif, apalagi setiap pergantian yang diubah hanya administrasinya saja.
Menurut dia, untuk itu paslon AMIN akan menggunakan kurikulum yang ada, namun lebih disempurnakan agar bisa diterapkan oleh semua guru di Indonesia.
"Sebab selama ini ketika ada pergantian kurikulum yang ganti hanya administrasinya saja, kontennya atau isinya masih tetap sama," ujarnya.
Baca juga: Dewan Pakar Timnas AMIN: Debat capres-cawapres harus gunakan Bahasa Indonesia
Selain itu, AMIN juga tidak ingin memberatkan administrasi guru akan lebih dipermudah, karena mereka buka birokrat yang harus memikirkan laporan.
Dengan mudahnya administrasi lanjut Indra, diharapkan waktu untuk mendidik peserta didik lebih banyak sehingga kualitas pendidikan semakin baik.
Indra menambahkan bahwa nantinya para guru juga diberikan pelatihan yang mumpuni oleh para pengajar yang memang dipersiapkan untuk melatih mereka.
"Guru-guru ini akan diberdayakan dengan pelatihan yang mumpuni. Jadi tidak adalagi pelatihan guru dilatih guru, apalagi pihak penerbit melatih guru. Harus teacher trainer, kalau sekarang guru ngelatih guru maka muridnya ditinggal karena melatih guru lain," katanya.
KPU RI telah menetapkan tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden sebagai peserta Pilpres 2024, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.
KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.
Baca juga: Sambutan meriah untuk Ganjar di Jakarta
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Anies-Muhaimin janji tidak ubah kurikulum sekolah jika menang
Pewarta : Khaerul Izan
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Pemilu
Lihat Juga
Terkait kebocoran DPT Pemilu 2024, Ketua KPU disidang kode etik di DKPP
28 February 2024 13:13 WIB, 2024
Petugas panwas distrik hilang di Papua Tengah, Bawaslu: Kami berharap ditemukan
27 February 2024 17:09 WIB, 2024
Kata pengamat, hak angket hanya membuktikan DPR bekerja untuk rakyat
27 February 2024 14:40 WIB, 2024
Gibran belum ingin ungkap kementerian baru bidangi makan siang gratis
26 February 2024 12:02 WIB, 2024