Gerakan Srikandi PLN dukung generasi bebas stunting di Lampung
Kamis, 7 Desember 2023 13:08 WIB
Gerakan Srikandi PLN dukung generasi bebas stunting di Lampung (ANTARA/HO)
Bandarlampung (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Gerakan Srikandi PLN menggelar aksi sosial peningkatan kesehatan ibu dan anak di Kelurahan Ketapang Kuala, Kecamatan Panjang, Kota Bandarlampung.
Bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kecamatan Panjang dan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Ketapang Kuala, kegiatan aksi ini bertujuan untuk menurunkan gangguan pertumbuhan pada anak atau dikenal dengan istilah stunting.
Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan kebutuhan gizi dan penyerahan bantuan pangan sebanyak 32 paket untuk anak dengan kondisi stunting dan dilaksanakan pada hari Senin, (5/12).
General Manager PLN UID Lampung, Saleh Siswanto menjelaskan program pencegahan stunting merupakan wujud komitmen PLN untuk turut serta berkontribusi secara langsung dalam pencegahan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak di Indonesia.
Sejalan juga dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tanpa Kelaparan, stunting menjadi isu nasional yang berkaitan dengan pembentukan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.
“Pemerintah saat ini memiliki komitmen untuk mewujudkan Generasi Emas 2045 yang harus dikawal bersama oleh berbagai instansi dengan menyelenggarakan berbagai program yang selaras dengan gagasan tersebut. Hal itulah yang menjadi landasan bagi PLN untuk terus mendukung upaya penurunan stunting di Indonesia,” jelas Saleh.
Koordinator Penyuluh Keluarga Berencana BKKBN Kecamatan Panjang, Muhammad Yusuf menyambut baik program bantuan yang dilakukan oleh Srikandi PLN dalam mendukung percepatan penurunan stunting.
“Penyerahan bantuan paket pangan sangat dibutuhkan masyarakat dalam upaya pemenuhan asupan gizi anak dan ibu hamil untuk mencegah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak,” jelasnya.
Dalam sambutannya Yusuf juga menambahkan imbauan kepada seluruh penerima bantuan agar dapat memanfaatkan bantuan paket pangan sebaik-baiknya dan terus semangat dalam menerapkan pola hidup sehat serta pemberian makanan gizi seimbang kepada anak-anak.
Sementara itu, Setiyadi selaku Lurah Ketapang Kuala juga turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh PLN kepada 32 ibu dan anak yang berisiko terkena stunting.
“Saya mewakili warga Ketapang Kuala mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah peduli dengan kondisi tumbuh kembang anak maupun kesehatan ibu hamil yang ada di kelurahan kami. Kami yakin bantuan ini dapat bermanfaat bagi ibu-ibu yang saat ini sedang mengupayakan agar anaknya terbebas dari kondisi stunting,” tutupnya.
Bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kecamatan Panjang dan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Ketapang Kuala, kegiatan aksi ini bertujuan untuk menurunkan gangguan pertumbuhan pada anak atau dikenal dengan istilah stunting.
Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan kebutuhan gizi dan penyerahan bantuan pangan sebanyak 32 paket untuk anak dengan kondisi stunting dan dilaksanakan pada hari Senin, (5/12).
General Manager PLN UID Lampung, Saleh Siswanto menjelaskan program pencegahan stunting merupakan wujud komitmen PLN untuk turut serta berkontribusi secara langsung dalam pencegahan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak di Indonesia.
Sejalan juga dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tanpa Kelaparan, stunting menjadi isu nasional yang berkaitan dengan pembentukan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.
“Pemerintah saat ini memiliki komitmen untuk mewujudkan Generasi Emas 2045 yang harus dikawal bersama oleh berbagai instansi dengan menyelenggarakan berbagai program yang selaras dengan gagasan tersebut. Hal itulah yang menjadi landasan bagi PLN untuk terus mendukung upaya penurunan stunting di Indonesia,” jelas Saleh.
Koordinator Penyuluh Keluarga Berencana BKKBN Kecamatan Panjang, Muhammad Yusuf menyambut baik program bantuan yang dilakukan oleh Srikandi PLN dalam mendukung percepatan penurunan stunting.
“Penyerahan bantuan paket pangan sangat dibutuhkan masyarakat dalam upaya pemenuhan asupan gizi anak dan ibu hamil untuk mencegah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak,” jelasnya.
Dalam sambutannya Yusuf juga menambahkan imbauan kepada seluruh penerima bantuan agar dapat memanfaatkan bantuan paket pangan sebaik-baiknya dan terus semangat dalam menerapkan pola hidup sehat serta pemberian makanan gizi seimbang kepada anak-anak.
Sementara itu, Setiyadi selaku Lurah Ketapang Kuala juga turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh PLN kepada 32 ibu dan anak yang berisiko terkena stunting.
“Saya mewakili warga Ketapang Kuala mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah peduli dengan kondisi tumbuh kembang anak maupun kesehatan ibu hamil yang ada di kelurahan kami. Kami yakin bantuan ini dapat bermanfaat bagi ibu-ibu yang saat ini sedang mengupayakan agar anaknya terbebas dari kondisi stunting,” tutupnya.
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Perokris PLN Lampung gelar ibadah dan bakti sosial di Wisma Kasih Sejati Metro
13 January 2026 19:10 WIB
PLN beri dukungan pembangunan Huntara di Aceh Tamiang melalui penyediaan listrik
02 January 2026 10:17 WIB
Agam kembali menyala, sistem kelistrikan Sumbar pulih 100 persen pascabencana
08 December 2025 7:17 WIB
Srikandi PLN UP3 Kota Bumi tebar energi kebaikan dengan berbagi paket sembako
02 December 2025 17:10 WIB
Terpopuler - Kesehatan Dan Pendidikan
Lihat Juga
Disdik Lampung tingkatkan kemampuan akademik lalui pembiasaan soal berbasis HOTS
14 January 2026 20:21 WIB
Sekolah desa sebagai pusat peradaban, Dosen UM Kalianda lakukan pengabdian di Lampung Selatan
12 January 2026 14:50 WIB
Program FKUI kampus pertama peraih akreditasi internasional dari IAAHEH-INT
21 December 2025 10:11 WIB